Dorongan Agar Jokowi Coret Capim KPK Bermasalah Mengalir di CFD

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koalisi Kawal Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar aksi dukungan agar Presiden Joko Widodo mencoret capim bermasalah di Car Free Day, Jalan Thamrin, Jakarta, Ahad, 1 September 2019. TEMPO/M Rosseno Aji

    Koalisi Kawal Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar aksi dukungan agar Presiden Joko Widodo mencoret capim bermasalah di Car Free Day, Jalan Thamrin, Jakarta, Ahad, 1 September 2019. TEMPO/M Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi Kawal Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dan sejumlah pegawai KPK menggelar gerakan simbolik mendorong Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar memilih capim KPK yang tidak bermasalah. Bentuk dukungan kepada Jokowi itu dilakukan dengan membentangkan tulisan 'Jokowi Harus Berani' pada saat acara Car Free Day, di Jalan Thamrin, Jakarta, Ahad, 1 September 2019.

    "Ini simbol supaya Pak Presiden berani mengambil sikap menentukan capim KPK yang berkualitas, berani dan bersih," kata peneliti Transparency International Indonesia, Agus Sarwono, di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad, 1 September 2019.

    TII merupakan salah satu lembaga masyarakat yang tergabung dalam koalisi bersama organisasi sipil lainnya. Selama proses seleksi capim ini koalisi kerap mengkritik langkah Panitia Seleksi Capim KPK meloloskan sejumlah calon yang diduga memiliki rekam jejak bermasalah. Rekam jejak bermasalah itu di antaranya, diduga pernah melakukan pelanggaran kode etik, menghambat kerja KPK, dan malas membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

    Lewat gerakan di CFD hari ini, koalisi mendorong agar Jokowi mencoret nama-nama tersebut. Agus mengatakan pihaknya berharap Jokowi memilih 10 nama capim yang tidak memiliki rekam jejak buruk untuk akhirnya diserahkan ke DPR untuk dipilih menjadi 5 pimpinan KPK periode 2019-2023.

    Agus menuturkan acara sengaja dilakukan di CFD agar dukungan dari publik dalam proses pemilihan pimpinan KPK ini semakin meluas. Selain membentangkan tulisan, koalisi juga mengumpulkan tanda tangan dari masyarakat yang ada di CFD. "Ayo kita sama-sama perhatian terhadap kondisi KPK sekarang," kata dia.

    Rencananya, Pansel akan menyerahkan nama 10 capim KPK ke Jokowi pada Senin, 2 September 2019. Mereka adalah nama-nama yang lolos dari tahan uji publik yang telah dilakukan Pansel beberapa hari lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.