Situasi Memanas, KWI Ajak Umat Katolik Doakan Papua

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah umat katolik dan umat lintas agama berdoa bersama saat peringatan setahun tragedi bom gereja Surabaya di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Surabaya, Jawa Timur, Senin, 13 Mei 2019. Pada peringatan tersebut digelar juga doa lintas agama yang dihadiri sejumlah pemuka agama. ANTARA

    Sejumlah umat katolik dan umat lintas agama berdoa bersama saat peringatan setahun tragedi bom gereja Surabaya di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Surabaya, Jawa Timur, Senin, 13 Mei 2019. Pada peringatan tersebut digelar juga doa lintas agama yang dihadiri sejumlah pemuka agama. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengajak seluruh umat Katolik memanjatkan doa bersama untuk kedamaian di tanah Papua. Dalam dua pekan terakhir, kerusuhan pecah di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat.

    Sekretaris Komisi Kerawam KWI, Siswantoko mengatakan peristiwa kekerasan dan krisis identitas di tanah Papua, apapun bentuknya, hanya akan melahirkan kekerasan baru. Hal ini akan menimbulkan luka dan penderitaan lain.

    "Layaknya sebuah keluarga, apapun yang dirasakan salah satu anggota keluarga akan dirasakan juga oleh seluruh anggota keluarga. Maka luka hati yang dirasakan oleh saudara-saudara kita di Papua adalah juga menjadi luka hati bangsa bersama," kata Siswantoko melalui siaran persnya, Sabtu, 31 Agustus 2019.

    Ia mengajak agar seluruh masyarakat yang beriman untuk hidup damai, tak kecuali umat Katolik.

    "Dalam kesempatan ini, marilah seluruh umat beriman Indonesia khususnya umat Katolik memberikan dukungan doa dan energi positif agar rasa damai dan keadilan kembali hadir di bumi Papua," kata dia.

    Kerusuhan di Papua dan Papua Barat telah terjadi sejak dua pekan lalu. Hal ini awalnya dipicu insiden aksi rasisme dan diskriminatif yang terjadi pada mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang. 

    Aksi protes masyarakat asal Papua pun bermunculan. Namun, aksi protes kemudian banyak berujung kerusuhan di tanah Papua. Bahkan dilaporkan dua orang sipil dan satu TNI tewas dalam sejumlah kerusuhan yang terjadi. 

    Berikut doa ajakan dari KWI, untuk Papua agar kembali menjadi tanah yang damai:

    Tuhan Yang Maha Kasih,
    Kami bersyukur Engkau melahirkan kami di bumi pertiwi ini
    dengan ragam, suku, agama, dan budaya.
    Agar kami belajar untuk saling menghormati, 
    hidup rukun dalam perbedaan dan menyadari bahwa
    semua orang mempunyai martabat yang sama

    Pada saat ini 
    Kami ingin bersatu dan berbela rasa 
    dengan saudara-saudari kami di Tanah Papua, 
    yang sedang mengalami pergulatan hidup
    yang telah menguras tenaga, pikiran, perasaan, dan air mata

    Kami sebagai sesama anak bangsa menyadari bahwa 
    Luka mereka juga luka kami
    Tangis mereka juga tangis kami
    Derita mereka juga derita kami
    Kesedihan mereka juga kesedihan kami

    Tuhan Yang Maha Kuasa 
    Bimbinglah kami agar selalu 
    menggunakan cara-cara damai, tanpa kekerasan,
    mengedepankan dialog dan musyawarah 
    berlandaskan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan
    dalam menyelesaikan persoalan di tanah Papua tercinta.

    Papua adalah sorga kecil yang turun ke bumi
    Semoga kami, masyarakat dan pemerintah 
    mampu menjaga sorga kecil itu 
    tetap menjadi tanah damai bagi semua ciptaanMu
    untuk selama-lamanya. Amin

    Bapa Kami... 
    Salam Maria...
    Kemuliaan...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.