Henny Riza Falepi, Bunda Literasi Kota Payakumbuh

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam lomba puisi dan dongeng yang digelar di halaman Kantor Dinas perpustakaan dan kearsipan kota Payakumbuh, Rabu (28/8). Istri Walikota Payakumbuh, Henny Riza Falepi dilantik menjadi Bunda Literasi Kota Payakumbuh.

    Dalam lomba puisi dan dongeng yang digelar di halaman Kantor Dinas perpustakaan dan kearsipan kota Payakumbuh, Rabu (28/8). Istri Walikota Payakumbuh, Henny Riza Falepi dilantik menjadi Bunda Literasi Kota Payakumbuh.

    INFO NASIONAL — Dalam Lomba Puisi dan Mendongeng yang digelar di halaman Kantor Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Rabu, 28 Agustus 2019, istri Wali Kota Payakumbuh, Henny Riza Falepi, dilantik menjadi Bunda Literasi Kota Payakumbuh.

    Wali Kota Payakumbuh yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Rida Ananda, mengucapkan selamat dan sekaligus memasangkan salempang, menyerahkan SK, dan bingkisan kenang-kenangan kepada Dr. Henny Yusnita Zubir.

    Tugas Bunda Literasi adalah membantu Pemerintah dalam memasyarakatkan minat baca serta mempromosikan kegiatan literasi dan mengintegrasikan serta mensinergikan kegiatan literasi pada pemerintah dan swasta.

    Dalam momen itu, Henny Riza yang juga merupakan Bunda PAUD Kota Payakumbuh, terlihat terharu sekaligus bahagia. Ia menyampaikan tekadnya untuk menggerakkan lini masyarakat agar menyukai membaca dan menulis. Menurut Henny, dengan membaca dapat memperluas imajinasi, dengan begitu akan banyak ide-ide yang muncul. Sedangkan dengan menulis akan mengeluarkan segala ide yang dikembangkan oleh pikiran.

    "Untuk menulis, harus dimulai dengan membaca terlebih dahulu, ibarat teko bagaimana akan menuangkan ke cangkir kalau isinya tidak ada, maka kita akan ajak seluruh lini agar membiasakan membaca, bukan menonton video saja," kata Henny.

    Henny juga berharap agar ibu-ibu dirumah dapat memanfaatkan momen bersama anak untuk membiasakan membaca dan dibacakan buku bersama, tidak menonton TV dan gadget melulu karena akan menghambat anak untuk berimajinasi.

    "Penting rasanya apabila anak dalam usia PAUD dibacakan buku karena memang di usia mereka suka mendengar cerita, kalau bisa kita minta kurangi waktu anak dengan smartphone-nya karena tidak baik juga untuk kesehatan mata anak," ujarnya.

    "Ketika orang tua akrab dengan buku, maka anak tentu akan mengikuti hal tersebut, kita sadar tayangan TV lebih membuat rileks, akan butuh waktu bagi kita karena tantangan peningkatan literasi semakin berat," kata Henny (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.