Dilaporkan ke Polisi, Koordinator ICW: Kami Sudah Tahu Motifnya

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perwakilan Koalisi Masyarakat Untuk Sektor Keamanan, Poengky Indarti (Imparsial - Kiri) dan Adnan Topan Husodo (ICW- Kanan) memperlihatkan data-data pembelian pesawat Sukhoi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (20/3). TEMPO/Seto Wardhana

    Perwakilan Koalisi Masyarakat Untuk Sektor Keamanan, Poengky Indarti (Imparsial - Kiri) dan Adnan Topan Husodo (ICW- Kanan) memperlihatkan data-data pembelian pesawat Sukhoi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (20/3). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo mengatakan ada motif tersembunyi dibalik pelaporan ia dan sejumlah pegiat antikorupsi ke polisi.

    Menurut dia, pelaporan ini dilakukan untuk memecah konsentrasi koalisi masyarakat sipil dalam mengawasi proses seleksi capim yang sebentar lagi selesai. "Sehingga konsentrasinya terpecah antara mengawasi dan pelaporan ini," kata Adnan, Kamis, 29 Agustus 2019.

    Adnan mengatakan sudah mendapat informasi mengenai latar belakang Agung termasuk motif melaporkan mereka. Namun, saat ini Adnan tak terlalu ambil pusing dengan laporan itu.

    Dia mengatakan akan tetap fokus untuk mengawasi seleksi capim. "Apalagi ini sudah detik terakhir," katanya.

    Sebelumnya, Adnan, juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, dan Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Asfinawati dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seseorang bernama Agung Zulianto. Dia melaporkan ketiga orang tersebut atas tuduhan menyebarkan hoaks mengenai seleksi capim KPK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.