Ridwan Kamil Bakal Pindahkan Ibu Kota Jawa Barat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ipda Erwin Yudha Wildani, anggota Polres Cianjur saat mengamankan aksi demo di Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ipda Erwin Yudha Wildani, anggota Polres Cianjur saat mengamankan aksi demo di Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Ridwan Kamil mengatakan, tengah menyiapkan rencana memindahkan ibu kota Jawa Barat. “Karena pada dasarnya juga secara fisik, Kota Bandung sama dengan Jakarta, sudah tidak cocok lagi melayani pusat pemerintahan,” kata dia di Bandung, Kamis, 29 Agustus 2019.

    Salah satu pertimbangan memindahkan ibu kota Jawa Barat karena kantor pemerintahan yang berjauhan. “Contohnya kantor-kantor pemerintahan cekclok-cekclok di mana-mana, dan tidak produktif,” kata Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil mengatakan, rencana pemindahan ibu kota Jawa Barat tersebut juga terkait dengan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan Atas Perda Jawa Barat Nomor 22 tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Jawa Barat tahun 2009-2029. Kendati sudah disahkan semalam, Rabu, 28 Agustus 2019 oleh DPRD Jawa Barat, Perda itu masih menunggu evaluasi Kementerian Dalam Negeri.

    “Kemarin RTRW Jawa Barat sudah disahkan, untuk sampai 2029. Di dalam RTRW itu, (segitiga) Rebana (Kertajati-Patimban-Cirebon) sudah masuk, penataan jalur-jalur transportasi sudah masuk, termasuk persetujuan wacana pemindahan pusat pemerintahan untuk dikaji dulu,” kata dia.

    Mantan Wali Kota Bandung itu mengatakan, ada tiga lokasi yang digadang menjadi calon ibukota baru Jawa Barat. “Ada beberapa lokasi, ada di Tegalluar, di Walini, atau di Rebanan juga,” kata dia.

    Adapun lokasi ibu kota baru Jawa Barat masih terbuka. “Terbuka sebenarnya, tapi yang di-mention sementara 3 tempat. Semua butuh kajian, minim risiko, aksesibilitas, tingkat ekonomi, ketersediaan air, dan lain-lain,” kata dia.

    Ridwan Kamil mengatakan, kajian pemindahan ibukota Jawa Barat direncanakan akan memakan waktu 6 bulan. “Enam bulan kajian dilakukan. Nanti kita kabari lagi,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe