Buya Syafii Soal Capim KPK: Jangan Pilih yang Ada Titik Hitam

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buya Ahmad Syafii Maarif. TEMPO/Subekti

    Buya Ahmad Syafii Maarif. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Cendekiawan Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii menilai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) harus terdiri dari orang baik dan tak bermasalah.

    "Orang yang bermasalah, yang ada titik-titik hitam, ya jangan dipilih lah, jangan dipilih. Orang baik masih ada di republik ini. Walau jumlahnya enggak banyak. Masih ada orang baik itu," katanya dalam Dialog Kanal KPK di Jakarta, Rabu 28 Agustus 2019.

    Buya Syafii mengatakan, orang baik lah yang sebenarnya harua memimpin lembaga. Namun, hal ini sulit lantrn kultur politik Indonesia yang belum tentu memilih orang baik. Padahal, politisi menurutnya adalah pilar demokrasi.

    Menurut Buya Syafii, politisi saat ini justru hanya memikirkan Pemilu 2024. "Lalu saya tanyakan, yang pikirkan bangsa dan negara ini siapa?" katanya. 

    Untuk itu Buya Syafii berharap, KPK termasuk lembaga yang memikirkan bangsa dan negara agar dapat bertahan menyelesaikan banyak persoalan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.