Jokowi Pamer Rusun untuk Petugas Lapas Nusakambangan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat Pembukaan Orientasi dan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan bagi Anggota DPR RI dan DPD RI Terpilih Periode 2019-2024 di Jakarta, Senin 26 Agustus 2019. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat Pembukaan Orientasi dan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan bagi Anggota DPR RI dan DPD RI Terpilih Periode 2019-2024 di Jakarta, Senin 26 Agustus 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memamerkan rumah susun di Pulau Nusakambangan untuk para petugas lembaga pemasyarakatan melalui akun Instagram resmi miliknya.

    "Hunian berupa rumah susun dan rumah khusus yang rapi dan cantik ini telah berdiri di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah," kata dia, Rabu, 28 Agustus 2019.

    Jokowi menjelaskan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sengaja mendirikan rumah susun ini agar petugas lapas bisa tinggal bersama keluarganya di tempat yang layak.

    "Rusun Nusakambangan ini berlantai granit, dan setiap unitnya telah dilengkapi perabot dasar seperti tempat tidur tingkat dan single, lemari, sofa, meja tamu, kursi dan meja makan," ujarnya.

    Dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, rumah susun ini berdiri di Desa Tambakreja, Kecamatan Cilacap, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Selain rusun, pemerintah telah membangun rumah khusus (rusus) bagi petugas lapas.

    Dua tower rusun dibangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR pada 2018 di Nusakambangan.

    Pertama adalah Rusun untuk PNS yang belum menikah dibangun setinggi empat lantai dan unit hunian sebanyak 50 kamar. Masing-masing kamar diisi empat orang sehingga total daya tampungnya sebanyak 196 penghuni. Biaya pembangunannya sekitar Rp 16,1 miliar.

    Adapun rusun yang kedua adalah yang diperuntukkan bagi PNS yang sudah berkeluarga. Rusun ini memiliki tiga lantai dan 42 unit. Tipe unit huniannya adalah tipe 36. Anggaran untuk pembangunan Rusun ini senilai Rp 15,9 Miliar.

    Sedangkan program pembangunan rumah khusus dilakukan oleh Satker Pengembangan Perumahan dan Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Tengah.

    Total rusus yang dibangun sebanyak 28 unit tipe 36. Total anggarannya senilai Rp 4,648 Miliar. Setiap unit Rusus juga telah dilengkapi meubelair seperti tempat tidur, meja dan kursi makan, lemari pakaian dan sofa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.