Ditolak Mahasiswa Papua, Lukas Enembe Menjadwal Ulang Pertemuan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe dan Klemen Tinal saat mengikuti rapat terbatas percepatan pelaksanaan divestasi PT Freeport Indonesia di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 29 November 2018. Masalah lingkungan hidup menjadi salah satu materi dalam pembahasan rapat terbatas tersebut. TEMPO/Subekti.

    Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe dan Klemen Tinal saat mengikuti rapat terbatas percepatan pelaksanaan divestasi PT Freeport Indonesia di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 29 November 2018. Masalah lingkungan hidup menjadi salah satu materi dalam pembahasan rapat terbatas tersebut. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Surabaya-Gubernur Papua Lukas Enembe akan menjadwal ulang pertemuannya dengan penghuni asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya. Sebelumnya, kedatangan Lukas ke asrama tersebut menuai penolakan mahasiswa.

    "Mungkin kami tidak koordinasi baik akhirnya kami ditolak. Kami akan reschedule untuk ketemu mereka," kata Lukas di Hotel Grand Dafam, Selasa malam, 27 Agustus 2019.

    Lukas mengakui kedatangannya ke asrama mahasiswa tersebut dilakukan secara spontan tanpa koordinasi. "Jadi ini mungkin terlalu emosi, terlalu cepat. Yang penting Jatim dan Papua aman," katanya.

    Lukas sebenarnya telah mengutus stafnya untuk bertemu penghuni asrama. Namun mereka tetap menolak. "Bahkan ada orangtuanya anggota DPR di sini benar-benar tidak mau keluar," ujarnya.

    Rombongan gubernur Papua datang ke asrama mahasiswa Papua setelah melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi.

    Rombongan tiba di depan asrama mahasiswa  pukul 17.30. Belum sempat bernegoisasi, mereka diteriaki oleh penghuni asrama. Mereka mengucapkan kata-kata, antara lain, "Kami tolak manusia".

    Setelah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Luki Hermawan, rombongan Gubernur Papua memutuskan meninggalkan asrama mahasiswa Papua pada pukul 18.45.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.