Smart SIM, Bisa Bayar Tol Hingga Belanja di Minimarket

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan Smart Surat Izin Mengemudi (SIM) yang akan diluncurkan oleh Korps Lalu Lintas Polri pada September 2019 mendatang (Istimewa-Humas Mabes Polri)

    Tampilan Smart Surat Izin Mengemudi (SIM) yang akan diluncurkan oleh Korps Lalu Lintas Polri pada September 2019 mendatang (Istimewa-Humas Mabes Polri)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Refdi Andri membeberkan sejumlah keunggulan smart surat izin mengemudi atau SIM yang akan diluncurkan pada 22 September 2019 mendatang.

    Smart SIM nantinya akan terkoneksi langsung dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Semua identitas, identifikasi, dan forensik pemilik tercatat di server kepolisian.

    "Jadi forensik kepolisian tercatat dan terdata dengan lebih baik di server kami. Terkunci dengan aman rapi dan kuat," kata Refdi di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Selasa, 27 Agustus 2019.

    Lalu, dengan smart SIM, semua data pelanggaran yang dilakukan pengemudi akan tercatat secara elektronik. Bahkan, pihak kepolisian akan mengetahui mana saja pengemudi yang patuh dan tidak terhadap aturan lalu lintas.

    "Jadi nanti ada reward dan punishment yang betul-betul secara elektronik kami lakukan penilaian," kata Refdi.

    Selain itu, smart SIM juga nanti bisa digunakan sebagai uang elektronik. Pembayaran tersebut, kata Refdi, sudah disetujui dengan Bank Indonesia (BI) dengan bekerja sama tiga bank yaitu Bank BNI, Bank Mandiri dan Bank BRI.

    Pemilik smart SIM bisa menyimpan dana maksimal sebesar Rp 2 juta serta bertransaksi menggunakan kartu itu. Refdi mencontohkan, seperti membayar denda, belanja di minimarket, membayar tol atau kereta.

    Namun, aktivasi penggunaan uang elektronik di smart SIM bukan merupakan kewajiban. Aktivasi tersebut merupakan hak pemilik SIM.

    "Artinya dalam smart SIM ini tidak ada satu orang pun yang dirugikan baik secara sistem mekanisme prosedur persyaratan. Justru ini ada manfaat timbal baliknya. Masyarakat punya manfaat dan kita ada manfaatnya sebagai yang memberi pelayanan dan penegakan hukum," ucap Refdi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.