KPK Siap Bongkar Bukti Capim KPK Bermasalah

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah di kantornya, Jakarta Selatan pada 15 November 2018. TEMPO/Andita Rahma

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mengundang Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim KPK) periode 2019-2023 untuk mengecek langsung bukti rekam jejak capim yang bermasalah.

KPK memastikan bukti-bukti tersebut tersimpan rapi di Gedung KPK. "KPK memilikinya," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, pada Senin, 26 Agustus 2019.

Menurut dia, rekam jejak mengenai 20 Capim KPK meliputi dugaan pelanggaran etik, dugaan penerimaan gratifikasi, hingga dugaan menghambat kerja KPK. Tindakan itu diduga dilakukan oleh beberapa Capim KPK dari 20 orang yang lolos profile assessment tersebut.

Febri menjelaskan, sebenarnya KPK sudah menyerahkan bukti-bukti rekam jejak itu kepada Pansel Capim KPK sekaligus memaparkannya pada 23 Agustus 2019. Kala itu bertepatan dengan pengumuman 20 capim yang lolos profile assessment.

Dia pun menegaskan bahwa KPK memberikan data rekam jejak atas permintaan Pansel Capim KPK.

Anggota Pansel Capim KPK, Hendardi, menanggapi penjelasan KPK.

Dia mengatakan informasi dari KPK tadi masih berupa indikasi. Pansel tak bisa mencoret nama seseorang atas dasar indikasi, melainkan putusan berkekuatan hukum tetap.

"Jika temuan merupakan kebenaran atau berkekuatan hukum tetap maka tidak kami toleransi," ucap Hendardi.

Febri berkeras Pansel Capim KPK seharusnya bisa membedakan antara proses pengadilan yang menghasilkan kekuatan hukum tetap dan proses seleksi. Menurut dia, hasil penelusuran rekam jejak oleh KPK diperoleh

ROSSENO AJI






KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

44 menit lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

1 jam lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.


KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

16 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

23 jam lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

23 jam lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

1 hari lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

1 hari lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

1 hari lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

1 hari lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

KPK membuka penyidikan baru kasus suap pengadaan armada pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia tahun 2010-2015.


Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

1 hari lalu

Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

Panglima TNI Jendral Andika Perkasa mengatakan tak segan menghukum anak buahnya yang terbukti melakukan penganiayaan dalam tragedi Kanjuruhan