Selasa, 17 September 2019

Uji Publik Capim KPK, Luhut dan Meutia akan Jadi Panelis

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Pansel Capim KPK Jilid V Yenti Ganarsih saat mengumumkan nama-nama kandidat yang lolos tahapan profile assesment di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat, 23 Agustus 2019. Sebanyak 20 orang lulus profile assestment tersebut. TEMPO/Subekti.

    Ketua Pansel Capim KPK Jilid V Yenti Ganarsih saat mengumumkan nama-nama kandidat yang lolos tahapan profile assesment di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat, 23 Agustus 2019. Sebanyak 20 orang lulus profile assestment tersebut. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta-Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2019-2023 telah menunjuk dua akademisi menjadi panelis dalam uji publik. Keduanya adalah pakar hukum pidana Luhut Pangaribuan dan sosiolog Universitas Indonesia Meutia Gani Rahman.

    "Ada Meutia Gani Rahman dan Luhut M. Pangaribuan," kata anggota pansel KPK, Al Araf di RSPAD Gatot Subroto, Senin, 26 Agustus 2019.

    Al Araf menuturkan kedua nama itu dipilih karena dianggap menguasai isu pemberantasan korupsi. Meutia, kata dia, kerap mengkaji isu korupsi dari perspektif sosiologi. Dia juga merupakan pansel KPK periode 2015-2019. Meutia pernah menjadi panelis dalam debat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

    Sementara, Luhut merupakan pakar hukum pidana. Luhut merupakan kuasa hukum kubu Joko Widodo -Maruf Amin saat sidang perselisihan hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi. Dia juga merupakan pengacara mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar yang menjadi tersangka kasus korupsi pembelian mesin pesawat dari Rolls-Royce yang kini ditangani KPK. "Mereka kompeten," kata Al Araf.

    Direktur Imparsial ini mengatakan uji publik dan wawancara akan dilakukan pada 27-29 Agustus 2019. Proses uji publik akan dilakukan secara terbuka. Masyarkat bisa melihat langsung dan media boleh menayangkan proses tanya jawab tersebut secara langsung.

    Saat ini, ada 20 capim KPK yang telah mencapai tahap tes kesehatan. Tes kesehatan dilakukan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. Bila mereka lulus tes ini, maka akan dilanjutkan dengan tes uji publik dan wawancara. Dari hasil tes itu, akan ada 10 capim KPK yang bakal diserahkan ke presiden.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.