IPW Tantang Koalisi Kawal Capim KPK Buka Data Nama Bermasalah

Reporter

Editor

Purwanto

Ketua Pansel Capim KPK Jilid V Yenti Ganarsih (tengah) saat mengumumkan nama-nama kandidat yang lolos tahapan profile assesment di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat, 23 Agustus 2019. Sebelumnya, 40 calon pimpinan KPK telah mengikuti uji profile assestment atau seleksi tahap 4. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Ind Police Watch (IPW) menantang Koalisi Kawal Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk membuka nama-nama dalam seleksi calon pimpinan KPK atau Capim KPK yang dinilai bermasalah.

Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane mengatakan tujuan dari pengungkapan nama tersebut supaya jangan sampai koalisi dianggap terus menerus menebar fitnah dan mengkriminalisasi 20 nama capim KPK yang sudah diloloskan oleh paniti seleksi (pansel).

"Jika mereka punya data konkrit tentang itu, buka saja ke publik dan jangan membuat gaduh atau perang segitiga antara KPK-Pansel-Capim," ujar Neta melalui keterangan tertulis, Senin, 26 Agustus 2019.

Neta beralasan, jika koalisi memiliki data rekam jejak buruk beberapa capim KPK, maka harus dibuka agar bisa diproses secara hukum. "Jangan bermanuver menyebar fitnah," kata dia.

Pansel Capim KPK meloloskan 20 calon di tahap profile assessment pada 23 Agustus 2019. Namun, pengumuman ini tak direspons begitu baik oleh pegiat antikorupsi. Mereka bahkan membayangkan masa depan suram pemberantasan korupsi oleh KPK periode 2019-2023.

"Lolosnya 20 calon yang pada tahapan ini tidak menggambarkan masa depan cerah bagi KPK ke depan," kata peneliti Indonesia Corruption Watch Kurnia Ramadhana, dalam keterangan tertulis Jumat, 23 Agustus 2019.

Menurut Kurnia, di antara 20 nama tersebut ada calon yang tidak patuh membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara. Dia mengatakan ada juga beberapa nama yang lolos seleksi punya catatan kelam masa lalu. "Ini mengartikan bahwa Pansel tidak mempertimbangkan isu rekam jejak dengan baik," kata Kurnia.

ANDITA RAHMA






Johanis Tanak Mantan Jaksa, Anggota Komisi III: Lengkapi Komposisi Pimpinan KPK

17 jam lalu

Johanis Tanak Mantan Jaksa, Anggota Komisi III: Lengkapi Komposisi Pimpinan KPK

Menurut Benny, latar belakang Johanis Tanak sebagai jaksa bakal melengkapi komposisi pimpinan di lembaga antirasuah tersebut.


Johanis Tanak Terpilih Menjadi Wakil Ketua KPK Gantikan Lili Pintauli

22 jam lalu

Johanis Tanak Terpilih Menjadi Wakil Ketua KPK Gantikan Lili Pintauli

Johanis Tanak mendapat suara terbanyak dalam voting tertutup yang digelar Komisi III DPR. Setelah ini nama Johanis Tanak diserahkan ke Presiden.


Romahurmuziy Cerita Ada Keponakan Capim KPK Minta Jabatan di PPP

13 Januari 2020

Romahurmuziy Cerita Ada Keponakan Capim KPK Minta Jabatan di PPP

Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan ada keponakan capim KPK yang meminta jabatan di PPP.


Gerilya PDIP Pilih Lima Nama Capim KPK Sebelum Uji Kelayakan

16 September 2019

Gerilya PDIP Pilih Lima Nama Capim KPK Sebelum Uji Kelayakan

PDIP sejak awal meminta fraksi-fraksi lain meloloskan Irjen Firli Bahuri sebagai capim KPK yang baru.


Pakar Hukum UGM Ini Berharap Ada Kejutan dari KPK

13 September 2019

Pakar Hukum UGM Ini Berharap Ada Kejutan dari KPK

Ia mencatat beberapa pimpinan baru KPK yang tak memiliki masalah dalam aspek integritas, namun di sisi lain bermasalah dalam aspek penerimaan publik.


Fahri Hamzah: Senin, 5 Capim KPK Ditetapkan dalam Paripurna DPR

13 September 2019

Fahri Hamzah: Senin, 5 Capim KPK Ditetapkan dalam Paripurna DPR

Komisi III DPR juga langsung mengadakan rapat antar-pimpinan kelompok fraksi dan memilih Firli Bahuri sebagai Ketua KPK periode 2019-2023.


Lima Catatan LHKPN Pimpinan KPK 2019-2023

13 September 2019

Lima Catatan LHKPN Pimpinan KPK 2019-2023

Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah memilih lima nama sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.


Sudirman Said: Mundurnya Saut Situmorang Tanda Ada Ketidakberesan

13 September 2019

Sudirman Said: Mundurnya Saut Situmorang Tanda Ada Ketidakberesan

Reaksi Saut Situmorang, dinilai Sudirman Said sebagai bel panggilan bagi masyarakat.


Capim KPK Luthfi Jayadi Setuju Revisi UU KPK Tapi Harus Hati-hati

13 September 2019

Capim KPK Luthfi Jayadi Setuju Revisi UU KPK Tapi Harus Hati-hati

Menurut anggota Malang Corruption Watch itu, revisi UU KPK bisa dilakukan karena semua produk hukum dapat diubah. Namun ia gagal terpilih.


Tes Kelayakan Capim KPK Firli Bahuri, 5 Pemuda Angkat Poster SOS

12 September 2019

Tes Kelayakan Capim KPK Firli Bahuri, 5 Pemuda Angkat Poster SOS

5 orang pemuda mengangkat poster SOS ketika DPR menggelar tes kelayakan untuk capim KPK Firli Bahuri.