Selasa, 24 September 2019

Teka-teki 3 Orang Sipil yang Memaki Mahasiswa Papua di Surabaya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mahasiswa Papua yang berunjuk rasa di seberang Istana Merdeka, Jakarta, 22 Agustus 2019, membawa gambar wajah monyet sebagai bentuk protes atas diskriminasi rasial terhadap mahasiswa Papua di Jawa Timur. TEMPO/Ahmad Faiz

    Sejumlah mahasiswa Papua yang berunjuk rasa di seberang Istana Merdeka, Jakarta, 22 Agustus 2019, membawa gambar wajah monyet sebagai bentuk protes atas diskriminasi rasial terhadap mahasiswa Papua di Jawa Timur. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Temuan baru Kepolisian Daerah Jawa Timur dalam kasus penggerebekan asrama mahasiswa Papua di Surabaya. 

    Polisi memetakan tiga warga sipil diduga memaki mahasiswa Papua dengan tendensi rasial. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera mengatakan identitas ketiganya diketahui dari rekaman video yang beredar.

    "Ujaran kebencian terang sesuai dengan video. Terduga pelaku pemaki sementara ada tiga warga sipil," ujar Barung saat dihubungi Tempo hari ini, 25 Agustus 2019.

    Rekaman video viral tadi tentang beberapa orang yang di antaranya berseragam loreng ormas bersama sejumlah aparat memaki dengan sebutan binatang kepada mahasiswa Papua di dalam asrama di Surabaya pada Jumat pekan lalu, 16 Agustus 2019.

    Video tersebut diduga memicu kerusuhan di sejumlah kota di Papua, seperti Manokwari, Jayapura, Sorong, bahkan Makassar, Sulawesi Selatan.

    Barung enggan berkomentar soal dugaan keterlibatan anggota TNI dalam kasus mahasiswa Papua di Surabaya. Dia menyerahkan penyelidikannya kepada institusi TNI. "(Tanya) Ke Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya," ujarnya pada 20 Agustus 2019 lalu.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Chip Smart SIM Catat Data Forensik dan Pelanggaran Lalu Lintas

    Berbeda dari kartu SIM sebelumnya, Smart SIM memiliki tampilan baru dan sejumlah fitur tambahan. Termasuk menjadi dompet elektronik.