Saat Talenta Muda Papua Nyanyi Indonesia Pusaka di Depan Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers terkait kondisi terkini Papua di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis 22 Agustus 2019. Situasi Papua saat ini sudah berjalan normal kembali. Permintaan maaf sudah dilakukan, menunjukkan kebesaran hati untuk saling memghargai dan menghormati sebagai bangsa. Presiden juga memerintahkan Kapolri untuk menindak secara hukum tindakan diskriminasi ras etnis rasis secara tegas. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers terkait kondisi terkini Papua di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis 22 Agustus 2019. Situasi Papua saat ini sudah berjalan normal kembali. Permintaan maaf sudah dilakukan, menunjukkan kebesaran hati untuk saling memghargai dan menghormati sebagai bangsa. Presiden juga memerintahkan Kapolri untuk menindak secara hukum tindakan diskriminasi ras etnis rasis secara tegas. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima kedatangan sejumlah talenta muda di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat malam, 23 Agustus 2019. Para talenta tersebut hadir dari berbagai daerah, dan tampil dalam sebuah acara bertajuk Talenta Muda Bhinneka Tunggal Ika.

    Kedatangan Jokowi di Istana Negara langsung disambut oleh Lagu Indonesia Pusaka ciptaan Ismail Marzuki, yang dinyanyikan oleh talenta muda asal Papua, Vien Reyes. Tak hanya itu, Kepala Negara juga berinteraksi dengan talenta kelas 5 dan 6 SD, yakni trio Carlos, Aldo, dan Revan asal Soe, Nusa Tenggara Timur.

    Tak hanya itu, sekelompok paduan suara juga menunjukkan kebolehan mereka bernyanyi disertai gerakan Tari Kecak di hadapan Kepala Negara. Presiden Jokowi kemudian menyempatkan berfoto bersama dengan seluruh talenta muda yang hadir.

    Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, mengatakan acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia. Acara ini diadakan untuk menunjukkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan keanekaragaman dan bakatnya. Pertunjukan ini juga diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi seluruh anak Indonesia yang punya semangat untuk berprestasi dan semangat untuk maju.

    Rencananya, kata dia, acara semacam ini akan menjadi agenda tahunan yang akan dilaksanakan di Istana Negara. Tak hanya talenta di bidang musik, namun juga talenta di bidang olahraga, hingga di bidang talenta inovasi.

    "Bapak Presiden juga tadi menyampaikan bahwa ke depannya setelah acara ini para talenta-talenta yang kita saksikan ini akan ditampilkan satu per satu pada acara-acara di Istana. Istana adalah milik kita," kata Triawan.

    Di edisi pertama ini, sejumlah anak-anak yang memiliki talenta hebat didatangkan dan dipilih berdasarkan kurasi yang ketat dari pihak independen. Beberapa di antara mereka bahkan telah memenangkan kompetisi tingkat dunia.

    Beberapa di antaranya adalah, Gita Bumi Voices, Peraih medali emas pada ajang Grand Prix of Nations and 4th European Choir Games 2019 di Gothenberg, Swedia; Trust Orchestra, Peraih Medali Emas di ajang The World Orchestra Festival 2019 di Wina, Austria; Lyodra M Ginting, Penyanyi peraih Honorable Winner Prix of Sanremo Junior Committee 2017; hingga Jessica Sudharta, Pemain harpa asal Surabaya, peraih Honorable Winner World Harp Congress 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.