Empat Anggota Polri Lulus Profile Assessment Capim KPK

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Pansel Capim KPK Yenti Genarsih (tengah) berbincang dengan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif sebelum mengikuti profile assesmen di Gedung Dwi Warna Lemhanas, Jakarta, Kamis, 8 Agustus 2019. Tahap penilaian profil atau profile assessment pada 8-9 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Pansel Capim KPK Yenti Genarsih (tengah) berbincang dengan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif sebelum mengikuti profile assesmen di Gedung Dwi Warna Lemhanas, Jakarta, Kamis, 8 Agustus 2019. Tahap penilaian profil atau profile assessment pada 8-9 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) meloloskan empat anggota Polri di tahapan profile assessment. Mereka adalah Antam Novambar, Bambang Sri Herwanto, Firli Bahuri, dan Sri Handayani.

    Dari kalangan komisioner dan pegawai KPK sendiri, Pansel meloloskan Alexander Mawarta dan Sujanarko. Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih mengatakan, ada 20 peserta yang lolos. Ini merupakan hasil penilaian dari masukan masyarakat, perguruan tinggi, dan laporan rekam jejak dari 8 lembaga.

    "Namanya juga profile assessment, ada dari PT (perguruan tinggi) tertentu yang kerja sama dengan kami, tetapi juga masukan yang sudah bisa kami gunakan, ya, kami gunakan, biasa seperti itu," kata Yenti di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat, 23 Agustus 2019.

    Lembaga yang dilibatkan di antaranya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Badan Intelijen Negara, Polri, KPK, Kejaksaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak, Badan Narkotika Nasional.

    Adapun terkait faktor penyebab 20 nama lainnya yang tidak lolos profile assessment, seperti komisioner KPK Laode M. Syarif, anggota Pansel Capim KPK Hendardi tak menjawabnya secara gamblang. "Ya memang namanya seleksi harus ada yang enggak lolos. Kalau semua kita lolosin bingung, gimana negara bayar KPK. Memang target kita gitu sekitar 20-an, pas terakhir 10," ujar Hendardi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe