Selasa, 24 September 2019

Jokowi Bilang Masih Tunggu 2 Kajian Ibu Kota Pindah ke Kaltim

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi berpidato saat menghadiri Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue 2019 di Bali, Selasa, 20 Agustus 2019. Forum internasional yang memetakan kerjasama antara Indonesia dan negara-negara Afrika itu mengangkat tema connecting for prosperity. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi berpidato saat menghadiri Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue 2019 di Bali, Selasa, 20 Agustus 2019. Forum internasional yang memetakan kerjasama antara Indonesia dan negara-negara Afrika itu mengangkat tema connecting for prosperity. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Bogor - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan lokasi pemindahan ibu kota negara masih menunggu kajian. Padahal, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil memastikan ibu kota negara akan pindah ke Kalimantan Timur.

    "Akan kami umumkan pada waktunya. Masih menunggu kajian. Tinggal satu-dua kajian belum disampaikan kepada saya," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis, 22 Agustus 2019.

    Saat ditanya mengenai kepastian lokasinya berada di Kalimantan Timur, Jokowi kembali menegaskan bahwa ia masih menunggu dua kajian yang belum rampung.

    Sofyan sebelumnya mengatakan lokasi ibu negara akan berada di Kalimantan Timur. Namun, pengadaan lahan untuk kebutuhan ibu kota ini masih menunggu pengumuman resmi lokasi pasti ibu kota baru oleh Presiden. Ia memastikan kebutuhan lahan ibu kota baru untuk tahap pertama memerlukan tanah seluas 3 ribu hektare yang akan dimanfaatkan guna pembangunan kantor pemerintahan.

    "Setelah itu luas perluasannya bisa 200-300 ribu hektare. Sehingga bisa bikin kota, dengan taman kota yang indah, banyak tamannya, orang bisa hidup sehat dan udara bersih. Kita harapkan jadi kota menarik buat dihidupi," kata Sofyan.

    Sebelumnya, Jokowi juga telah meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan dalam Pidato Kenegaraan HUT RI-74 pada Sidang Bersama DPD dan DPR RI di Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. Namun, Jokowi tak menyebutkan secara spesifik provinsi atau kota mana yang akan dijadikan ibu kota baru tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Chip Smart SIM Catat Data Forensik dan Pelanggaran Lalu Lintas

    Berbeda dari kartu SIM sebelumnya, Smart SIM memiliki tampilan baru dan sejumlah fitur tambahan. Termasuk menjadi dompet elektronik.