UKM Kreatif Dinilai Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jabar

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil,  membuka International Business Seminar dengan tema

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, membuka International Business Seminar dengan tema "Peluang dan Tantangan Membangun Ekosistem UMKM Naik Kelas Di Era Revolusi Industri 4.0" di Universitas Parahyangan, Kota Bandung, Rabu, 21 Agustus 2019.

    INFO JABAR — Provinsi Jawa Barat menjadi daerah tujuan favorit untuk berinvestasi di Tanah Air. Sepanjang 2018 saja, Jabar menyumbang sekitar 31 persen dari realisasi investasi nasional. Jabar terus mendorong Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

    Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menyatakan hal itu saat membuka International Business Seminar yang bertajuk “Peluang dan Tantangan Membangun Ekosistem UMKM Naik Kelas Di Era Revolusi Industri 4.0” di Universitas Parahyangan, Kota Bandung, Rabu, 21 Agustus 2019.

    Data menyebutkan perekonomian Provinsi Jawa Barat (Jabar) tumbuh sebesar 5,64 persen, melebihi angka pertumbuhan nasional. Indeks daya beli/pengeluaran mencapai 72,46 poin, sementara indeks daya saing berada di urutan ketiga di antara provinsi lain se-Indonesia.

    "Sepanjang tahun lalu kita dapat predikat sebagai daerah destinasi favorit untuk investasi," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

    Menurut dia, Pemprov Jabar bekerja sama dengan berbagai pihak mendorong Usaha Kecil dan Menengah (UKM), dalam upaya pemberdayaan potensi masyarakat melaui program, antara lain Kredit Mesra, One Pesantren One Product (OPOP), One Village One Company (OVOC), Desa Wisata, hingga Patriot Desa.

    Selain itu, pelatihan dan pendampingan wirausaha serta kegiatan koperasi berkualitas melalui transformasi koperasi dirasa penting di era digital. Untuk pemuda Jabar bisa memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memulai bisnis UKM, dan memanfaatkan jaringan digital untuk membawa produknya ke tingkat global. "Saya pikir, bisnis kecil bisa berpeluang  besar dengan ruang digital," kata Emil. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.