Minggu, 22 September 2019

PKB Menghormati Keputusan Rusdi Kirana Mundur dari Partai

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana, berdialog dengan TKI yang bekerja di perkebunan saat meresmikan pembukaan Community Learning Center di Miri, Sarawak, Malaysia, 16 Maret 2018. TEMPO/Suci Sekarwati

    Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana, berdialog dengan TKI yang bekerja di perkebunan saat meresmikan pembukaan Community Learning Center di Miri, Sarawak, Malaysia, 16 Maret 2018. TEMPO/Suci Sekarwati

    TEMPO.CO, Nusa Dua-Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Lukmanul Khakim menghormati keputusan Rusdi Kirana mundur dari keanggotaan PKB. Dia mengaku memahami alasan Rusdi yang ingin fokus menjalankan tugasnya sebagai Duta Besar Indonesia untuk Malaysia.

    "Menjadi dubes ini pekerjaan yang sangat penting bagi bangsa dan negara, tentu saja kami menghormati keputusan beliau untuk mundur sebagai anggota PKB," kata Lukmanul di The Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, Rabu, 21 Agustus 2019.

    Lukmanul mengaku sudah menerima kabar pengunduran diri Rusdi Kirana. Bos Lion Air Group itu mengirimkan pesan Whatsapp kepadanya terkait keputusannya mundur dari PKB. "Pak Rusdi Kirana kirim Whatsapp kepada saya langsung," kata Lukmanul.

    Menurut Lukmanul, Rusdi sebenarnya sudah lama berniat mundur dari PKB. Namun kala itu Lukmanul meminta Rusdi untuk menunda pengunduran dirinya hingga selesainya masa kepengurusan Dewan Pengurus Pusat PKB periode 2014-2019 yang ditandai dengan Muktamar VI Bali ini.

    "Beliau mengapresiasi apa yang saya sampaikan, sehingga beliau menyampaikan ya sudah nanti pas selesainya agenda periode lima tahunan ini," ucapnya.

    Kabar pengunduran diri Rusdi ini sebelumnya dikonfirmasi oleh sekretaris pribadinya, Djadjuk Natsir. Dia mengatakan surat pengunduran diri akan diserahkan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau pengurus PKB lainnya. “Surat pengunduran diri akan dibuat secepat mungkin dalam pekan ini,” ujar Djadjuk di Kuala Lumpur, Rabu siang.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe