Muhaimin Minta Maaf Gagal Jadi Calon Wapres

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Panitia Muktamar Lukmanul Khakim dan Ketua Panitia Pengarah Ida Fauziah usai memberikan keterangan pers jelang Muktamar V Partai Kebangkitan Bangsa di BICC, Nusa Dua, Bali, 19 Agustus 2019. Muktamar PKB yang mengusung tema Melayani Ibu Pertiwi itu akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan para petinggi partai serta sekitar 3.000 kader partai. Foto: Johannes P. Christo

    Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Panitia Muktamar Lukmanul Khakim dan Ketua Panitia Pengarah Ida Fauziah usai memberikan keterangan pers jelang Muktamar V Partai Kebangkitan Bangsa di BICC, Nusa Dua, Bali, 19 Agustus 2019. Muktamar PKB yang mengusung tema Melayani Ibu Pertiwi itu akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan para petinggi partai serta sekitar 3.000 kader partai. Foto: Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB Muhaimin Iskandar meminta maaf kepada para kadernya saat menyampaikan laporan pertanggungjawaban DPP PKB periode 2014-2019. Dia meminta maaf lantaran tak berhasil maju sebagai calon wakil presiden di Pemilihan Umum 2019.

    "Yang perlu saya minta maaf ada yang sedikit gagal, gagal menjadi calon wakil presiden," kata Muhaimin di Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, Selasa malam, 20 Agustus 2019.

    Muhaimin sebelumnya memang ngebet menjadi calon wakil presiden berpasangan dengan Presiden Joko Widodo. Dia bahkan dengan percaya diri memasang banyak spanduk dirinya sebagai calon wakil presiden.

    Meski tak jadi maju, Muhaimin mengklaim dia tak sepenuhnya gagal. Sebab, yang kemudian menjadi calon wakil presiden adalah Ma'ruf Amin, ulama Nahdlatul Ulama sekaligus politikus senior PKB.

    "Tidak gagal sepenuhnya, karena yang berhasil kita jadikan calon wakil presiden dan calon wakil presiden terpilih adalah pendiri PKB K.H. Ma'ruf Amin. Kalau sudah ada seniornya ya sudah junior mengalah," kata Muhaimin.

    Laporan pertanggungjawaban Muhaimin sebagai ketua umum periode 2014-2019 diterima oleh seluruh jajaran PKB. Seluruh pimpinan daerah juga meminta Muhaimin kembali menjadi ketua umum. Rabu, 21 Agustus dini hari, Muhaimin secara aklamasi terpilih menjadi ketua umum PKB periode 2019-2024.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe