Jusuf Kalla Minta Abdul Somad Klarifikasi Ceramah Soal Salib

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla temani Ustad Abdul Somad jelang mengisi tausiyah di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, 4 Februari 2018. Foto/Biro Pers Sekretariat Wakil Presiden

    Wakil Presiden Jusuf Kalla temani Ustad Abdul Somad jelang mengisi tausiyah di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, 4 Februari 2018. Foto/Biro Pers Sekretariat Wakil Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK meminta pendakwah Abdul Somad mengklarifikasi ceramahnya yang dianggap menyinggung umat Nasrani.

    "Apa yang terjadi pada Ustad Somad itu tentu harus diklarifikasi, karena juga banyak usulan. Ya dilalui (lewat) proses yang ada di negeri ini," kata JK kepada wartawan di kantor Wapres, Jakarta, Selasa 20 Agustus 2019.

    Abdul Somad saat ini menjadi sorotan lantaran video viral ceramahnya tentang Salib Gereja Katolik. Ceramah itu dianggap sebagai penistaan agama. Ormas Brigade Meo di NTT telah melaporkan Abdul Somad ke Polda NTT.

    Laporan lain juga mengalir ke Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Abdul Somad sempat mengklarifikasi lewat tayangan video bahwa ceramahnya itu terjadi tiga tahun lalu. Menurut Somad ceramah itu bersifat tertutup untuk umat Islam saja. Ia juga menyatakan konteks ucapannya tersebut adalah menjawab pertanyaan salah satu jamaah yang hadir di sana.

    Jusuf Kalla mengatakan ceramah seharusnya bisa membuat hati umat yang mendengarkan lebih tenang. "Kita semua, Islam, Kristen, Budha, dalam berdakwah maupun memberikan khotbahnya, haruslah lebih adem dan lebih menghormati satu sama lain," ujar JK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.