Selasa, 24 September 2019

Tenun Balai Panjang Kota Payakumbuh Akan Hadir di New York Fashion Week

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kain Tenun Balai Panjang (TBP) Kota Payakumbuh akan tampil diajang intenasional.

    Kain Tenun Balai Panjang (TBP) Kota Payakumbuh akan tampil diajang intenasional.

    INFO NASIONAL — Untuk kali kedua Kain Tenun Balai Panjang (TBP) Kota Payakumbuh akan tampil di ajang internasional. Setelah tampil di London Fashion Week (LFW) Februari 2018 lalu, kali ini Tenun Balai Panjang bakal tampil di ASC New York Fashion Week (NFW) yang digelar pada 8 September 2019 mendatang.

    Hal itu terungkap saat Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh, Henny Riza Falepi, hadir dalam konferensi pers yang diadakan Indonesia Modest Fashion Designer (IMFD), Minggu, 18 Agustus, di Resto Al Jazeera, Jakarta Timur. Turut mendampingi Kadis Nakerperin, Wal Asri beserta jajaran.

    Sebagaimana diketahui, Ajang New York Fashion merupakan satu dari Top 4 Fashion Week tingkat dunia selain Paris Fashion Week, London Fashion Week, dan Milan Fashion Week. Tampilnya Tenun Balai Panjang di ajang tersebut tak lepas dari peran aktif desainer Tuty Adib.

    Tuty Adib adalah desainer nasional yang juga mempromosikan Tenun Balai Panjang pada ajang London Fashion Week tahun lalu. Tuty mengaku kembali menggunakan bahan Tenun Balai Panjang ke ajang internasional karena kekhasan yang dimilikinya.

    “Mengapa saya ambil tenun Balai Panjang? Karena materialnya sangat nyaman untuk busana ready to wear, dengan model busana muslim. Tenun Balai Panjang juga memiliki motif unik yang selalu mengangkat budaya setempat,” ujar Tuty.

    Dia mengatakan pada ajang di New York nanti, dirinya mengangkat tema "Blossoom Minang" yang disesuaikan dengan tema utama NFW, yaitu spring summer 2020. Busana muslim ready to wear hasil rancangannya itu akan didominasi warna-warna pastel, seperti peachbeigedusty pink, hijau mint, dan putih. “Dalam kain tenun Balai Panjang akan ditampilkan dalam wujud busana muslim bergaya ready to wear dengan gaya yang elegan dan up to date,” kata Tuty.

    Sementara itu, Ketua Dekranasda Payakumbuh, Henny Riza Falepi, mengapresiasi Tuty Adib dan pengurus IMFD yang kembali menggunakan kain Tenun Balai Panjang dalam show internasional yang mereka ikuti.

    “Tampilnya Tenun Balai Panjang pada ajang internasional sekelas New York Fahion Week tentu akan membantu berkembangnya produk lokal untuk lebih dikenal. Tentu dengan sendirinya menjadi ajang promosi tersendiri bagi daerah kami, dan dapat menarik perhatian dan kunjungan para wisatawan baik lokal, nasional bahkan internasional,” ujar Henny Riza.

    Henny mengaku puas dengan konsep dan rancangan busana Tuty Adib. Konsep Blassoom Minang yang simpel, kasual, dan ready to wear membuat busana tersebut bisa dipakai siapa pun, kapan pun dan dimana pun.

    “Selama ini kain tenun terbatas untuk acara seremonial adat semata. Nah, konsep kasual rancangan Mbak Tuty terasa elegan dan modern. Model rancangannya bisa juga dipakai oleh kalangan nonmuslim dan dipakai anak-anak muda atau generasi milenial,” ucap Henny.

    Pada ajang ASC New York Fashion Week 2019, selain rancangan karya Tuty Adib berbahan dasar Tenun Balai Panjang, juga akan ditampilkan rancangan dari sepuluh desainer kenamaan Indonesia lainnya di bawah bendera Indonesia Modest Fashion Designer pimpinan Desainer Jeny Tjahyawati. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Chip Smart SIM Catat Data Forensik dan Pelanggaran Lalu Lintas

    Berbeda dari kartu SIM sebelumnya, Smart SIM memiliki tampilan baru dan sejumlah fitur tambahan. Termasuk menjadi dompet elektronik.