WTP dan Predikat A SAKIP, Kado Terbaik di Hari Jadi Ke-74 Jabar

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar terkait  peringatan Hari Jadi ke-74 Jabar, Senin, 19 Agustus 2019.

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar terkait peringatan Hari Jadi ke-74 Jabar, Senin, 19 Agustus 2019.

    INFO JABAR — Menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, Jawa Barat mendapat berbagai penghargaan, baik nasional maupun internasional. Yang terbaik, menurut Ridwan Kamil adalah prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kedelapan kalinya dan predikat A kali keempat dalam hal laporan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

    “Berkat kekompakan, kerja keras, dan kerja sama yang baik dari semua pihak, tidak kurang setidaknya 46 penghargaan tingkat nasional telah dianugerahkan kepada Provinsi Jawa Barat. Salah satunya WTP kedelapan dan predikat A untuk evaluasi SAKIP," kata Ridwan Kamil dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar terkait peringatan Hari Jadi ke-74 Jabar, Senin, 19 Agustus 2019.

    Emil, sapaan akrab Gubernur, mengatakan meski tidak menjadi tujuan utama, namun penghargaan yang didapat menjadi bukti primanya kinerja Pemprov Jabar. “Kita bersama mempunyai kinerja yang baik dan kompetitif dibandingkan provinsi lain. Semoga penghargaan-penghargaan tersebut menjadi kado terbaik bagi Jawa Barat dalam umurnya yang ke-74,” kata Emil.

    Selain WTP dan Predikat A SAKIP, penghargaan lain yang diraih Jabar adalah Anugrah Pandu Negeri kategori Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Tata Kelola Baik, penghargaan Keterbukaan Informasi Publik kategori Provinsi Informatif, serta Pemerintah Daerah Terinovatif.

    Selain itu, kepemimpinan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum melahirkan penghargaan Platinum Provinsi Besar kategori Investasi dalam Indonesia Attractiveness Award (IAI) 2019. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.