Terduga Teroris di Polsek Wonokromo Pura-pura Melapor

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. shutterstock.com

    Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -  Anggota Polsek Wonokromo Aiptu Agus Sumartono menjadi korban penyerangan terduga teroris pada Sabtu, 17 Agustus 2019. Pelaku berpura-pura bikin laporan polisi.

    "Kejadiannya pukul 17.00 WIB di dalam kantor polisi," ujar Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Luki Hermawan kepada wartawan di sela-sela meninjau tempat kejadian perkara (TKP) di Mapolsek Wonokromo.

    Luki mengatakan, pelaku penyerangan berpura-pura melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu. Pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan mengayunkannya ke tubuh polisi itu.

    Akibat peristiwa tersebut, anggota polisi yang menjadi korban dirawat di UGD RKZ Surabaya. Korban menderita luka di tangan, pipi sebelah kanan dan kepala bagian belakang.

    Di tempat sama, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho belum bisa menjelaskan motif dari pelaku penyerangan. "Saat ini pelaku sedang diinterogasi. Motif sedang didalami dan nanti dijelaskan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.