Renungan Suci Sambut HUT RI ke-74, Ini Kata Presiden Jokowi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyampaikan pidato dalam sidang Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. Sidang tersebut beragendakan penyampaian pidato oleh Presiden Jokowi dalam rangka penyampaian pengantar/keterangan pemerintah atas RUU tentang APBN tahun anggaran 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Presiden Jokowi menyampaikan pidato dalam sidang Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. Sidang tersebut beragendakan penyampaian pidato oleh Presiden Jokowi dalam rangka penyampaian pengantar/keterangan pemerintah atas RUU tentang APBN tahun anggaran 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Joko Widodo yang menjadi inspektur upacara renungan suci pada malam 17 Agustus 2019 di Taman Malam Pahlawan Nasional Utama Kalibata Jakarta untuk HUT RI ke-74 mengatakan jalan para pahlawan yang telah gugur merupakan jalan seluruh bangsa Indonesia.

    "Kami menyatakan hormat atas keridhoan dan keikhlasan para pahlawan demi perjuangan bangsa," kata Presiden Joko Widodo atau Jokowi ketika membacakan renungan suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Sabtu dini hari, 17 Agustus 2019.

    Presiden menyebut terdapat 10.026 jenazah para pahlawan yang dimakamkan di Taman Makan Pahlawan Nasional Utama Kalibata, termasuk para pejuang, tokoh nasional, dan pejuang tidak dikenal.

    Pada renungan suci tersebut, Presiden juga sempat menyebut pahlawan-pahlawan lain yang gugur dan dimakamkan di berbagai kota, dusun, lereng gunung, lembah ngarai, hingga dasar laut.

    Setelah membacakan renungan suci, Presiden Jokowi memimpin hening cipta untuk mengenang arwah para pahlawan, dilanjutkan penghormatan yang dipimpin komandan upacara Kolonel Inf Slamet Riadi.

    Renungan suci HUT RI ke-74 ditutup doa yang dibacakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.