Jokowi Apresiasi MK saat Singgung Sidang Sengketa Pilpres

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berfoto bersama sebelum mengikuti gelaran sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Presiden Jokowi berfoto bersama sebelum mengikuti gelaran sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat pada Jumat 16 Agustus 2019. Dalam pidatonya yang pertama ini, Jokowi menyampaikan apresiasi terhadap lembaga-lembaga negara, salah satunya Mahkamah Konstitusi.

    Jokowi juga sempat menyinggung peran MK dalam mengadili sengketa pemilihan kepala daerah 2018 dan sengketa pemilihan legislatif serta pemilihan presiden 2019. Jokowi sebelumnya juga menjadi pihak terkait dalam gugatan sengketa hasil pilpres 2019 yang diajukan rivalnya, Prabowo Subianto.

    "MK telah memberikan kontribusi pada penguatan demokrasi konstitusional," kata Jokowi dalam pidatonya di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.

    Jokowi menilai MK telah menjalankan kewenangannya dalam koridor konstitusi secara damai, adil, dan bermartabat. Dia juga memuji MK yang dianggapnya menghadirkan proses peradilan terbuka, independen, dan imparsialial.

    Jokowi menyatakan mendukung MK untuk terus memperkokoh dan memperteguh konstitusi. Dia pun mendukung upaya Mahkamah dalam mengembangkan tata kelola lembaga peradilan modern dan transparan, dengan memberikan kemudahan akses bagi pencari keadilan di MK.

    "Selama setahun ini MK telah menguji 85 perkara dan memutus 52 perkara pengujian UU. Putusan-putusan MK tersebut turut mendukung upaya pemerintah dalam reformasi sistem perundang-undangan dan penataan proses legislasi," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.