KPK Belum Tahu Akan Dilibatkan Susun Menteri Jokowi Atau Tidak

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan KPK, Laode M. Syarif, menjawab pertanyaan wartawan seusai menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat malam, 2 Agustus 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    Pimpinan KPK, Laode M. Syarif, menjawab pertanyaan wartawan seusai menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat malam, 2 Agustus 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menerima nama calon-calon menteri dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Padahal, presiden terpilih ini sudah mengatakan susunan menteri kabinet 2019-2024 sudah selesai.

    "Sampai kemarin, kami belum menerima surat," ujar Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief lewat pesan singkat, Kamis, 15 Agustus 2019. Syarief mengaku tidak tahu apakah lembaganya dilibatkan dalam penyaringan kandidat calon menteri kali ini.

    Dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media, Jokowi menyebut susunan kabinet untuk periode kedua pemerintahannya telah final dan siap diumumkan kapan saja.

    “Bisa segera diumumkan, karena pasar juga sudah menunggu untuk kepastian,” kata presiden terpilih itu, kepada para pemimpin redaksi media massa, yang diundang dalam jamuan makan siang di Istana Merdeka, Rabu 14 Agustus 2019.

    Pada 2014, Jokowi melibatkan KPK dalam menelusuri rekam jejak para calon menterinya. Lembaga antikorupsi ini kemudian memberi‎kan tanda merah kepada beberapa nama calon menteri Jokowi tersebut setelah ditelisik pernah tersangkut atau terlibat kasus korupsi. Termasuk juga ketaatan yang bersangkutan terhadap pencegahan korupsi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.