Jokowi Kelar Susun Kabinet, Surya Paloh Tak Tahu Jatah Nasdem

Reporter

Editor

Amirullah

Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Ketua Umum NasDem Surya Paloh saat akan memberikan kuliah umum angkatan ke-2 dalam pendidikan Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem di Jakarta, Senin, 16 Juli 2018. Pendidikan di Akademi Bela Negara diadakan lima hari dalam seminggu dengan waktu efektif delapan jam per hari. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengaku tak tahu soal kabinet yang telah disusun presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi. Ini terkait dengan pernyataan Jokowi yang menyebut susunan kabinet sudah final dan bisa diumumkan kapan saja.

"Belum (dapat kabar soal itu)," kata Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Gedung Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Agustus 2019.

Namun, Surya mengatakan, partainya mendukung apa pun keputusan Jokowi dalam pembentukan kabinet itu. "Apa pun bentuknya, mau 25 persen, mau 35 persen, itu hak prerogatif presiden," ujar dia.

Hal yang sama diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal PKB Dita Indah Sari, dia belum mengetahui berapa jatah menteri yang diberikan Jokowi untuk PKB. “Soal PKB dapat berapa, ya itu belum ada info sama sekali,” ujar Dita saat dihubungi Rabu malam, 14 Agustus 2019.

Menurut Dita, PKB menghormati keputusan Jokowi yang dianggapnya sudah dipertimbangkan dengan matang. “Dari parpol juga banyak yang kompeten dan berintegritas. Jangan diragukan menteri dari parpol dan jangan dipertentangkan juga dengan yang non-parpol,” ujar Dita.

Menurut Sekretaris Jenderal Perindo Ahmad Rofiq, Jokowi pasti sudah mendengar masukan sejumlah pihak termasuk juga para ketua umum partai koalisi sebelum memutuskan hal tersebut.

“Pak Jokowi telah bertemu khusus dengan para ketum partai pada saat beliau mengundang partai-partai ke Istana. Untuk membicarakan menteri, tentu para ketum sudah berbisik ke pak Jokowi dan beliau tentu menerima usulan-usulan,” ujar bekas Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu, saat dihubungi terpisah.






Indonesia Tak Kena Sanksi, Begini Isi Lengkap Surat FIFA untuk Presiden Jokowi

49 menit lalu

Indonesia Tak Kena Sanksi, Begini Isi Lengkap Surat FIFA untuk Presiden Jokowi

Indonesia tak kena sanksi FIFA soal Tragedi Kanjuruhan. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi setelah menerima surat dari badan sepak bola dunia itu.


Indonesia Bebas dari Sanksi FIFA, Pemerintah dan Badan Sepak Bola Dunia itu Bentuk Tim Transformasi

2 jam lalu

Indonesia Bebas dari Sanksi FIFA, Pemerintah dan Badan Sepak Bola Dunia itu Bentuk Tim Transformasi

Jokowi mengatakan pemerintah Indonesia dan FIFA akan membentuk tim transformasi untuk sepak bola Tanah Air menyusul tragedi Kanjuruhan.


Jokowi: FIFA Sudah Kirim Surat, Indonesia Tak Kena Sanksi

2 jam lalu

Jokowi: FIFA Sudah Kirim Surat, Indonesia Tak Kena Sanksi

Presiden Jokowi mengatakan Indonesia tidak dikenai sanksi oleh FIFA soal kericuhan setelah pertandingan sepak bola Liga 1 di Kanjuruhan.


Kemendagri: Kepres Soal Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Terbit Pekan Depan

9 jam lalu

Kemendagri: Kepres Soal Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Terbit Pekan Depan

Kepres Jokowi soal Pj Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan diperkirakan akan terbit pekan depan. Heru Budi Hartono dikabarkan akan mengisi kursi itu.


6 Fakta Hillary Brigitta Lasut, Terakhir Melaporkan Komika Mamat Alkatri

10 jam lalu

6 Fakta Hillary Brigitta Lasut, Terakhir Melaporkan Komika Mamat Alkatri

Hillary Brigitta Lasut anggota DPR termuda dari Partai Nasdem. Berikut sederet fakta tentangnya, termasuk melaporkan komika Mamat Alkatiri.


Kata KSAL Yudo Margono Soal Panglima TNI. Kandidat Terkuat?

11 jam lalu

Kata KSAL Yudo Margono Soal Panglima TNI. Kandidat Terkuat?

Apa jawaban Kepala Staf TNI AL Laksamana Yudo Margono soal calon Panglima TNI? Mengapa nama Yudo penting untuk dipertimbangkan Jokowi?


Pertemuan AHY dan Anies Baswedan: Segera Mengerucut untuk Pilpres 2024?

14 jam lalu

Pertemuan AHY dan Anies Baswedan: Segera Mengerucut untuk Pilpres 2024?

Pertemuan Anies Baswedan dan AHY tersebut membahas mengenai berbagai hal menjelang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024.


Anies Baswedan Belum Dideklarasikan Sebagai Capres, Ini Penjelasan Partai Demokrat

15 jam lalu

Anies Baswedan Belum Dideklarasikan Sebagai Capres, Ini Penjelasan Partai Demokrat

Partai Demokrat mempersilakan Anies Baswedan untuk bertemu dengan partai calon koalisi lainnya sebelum menggelar deklarasi.


ESDM Sebut RI Tak Akan Bangun PLTU Baru Kecuali Proyek Strategis Nasional

17 jam lalu

ESDM Sebut RI Tak Akan Bangun PLTU Baru Kecuali Proyek Strategis Nasional

Kementerian ESDM menyatakan pembangunan PLTU yang sudah ada dalam proyek strategis nasional tetap dijalankan.


Kemendagri Serahkan 3 Calon Pj Gubernur DKI Pengganti Anies ke Jokowi, Sesuai Usulan DPRD

17 jam lalu

Kemendagri Serahkan 3 Calon Pj Gubernur DKI Pengganti Anies ke Jokowi, Sesuai Usulan DPRD

Kemendagri telah menyerahkan tiga nama calon Penjabat atau Pj Gubernur DKI Jakarta kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi.