DPR Respons Permintaan Jokowi soal Pengesahan RUU Pertanahan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangku kosong mewarnai rapat paripurna DPR RI ke-22 di masa persidangan V tahun 2018-2019 siang ini, Selasa, 16 Juli 2019. Dari total 560 anggota DPR, hanya 85 orang hadir dan 220 orang ijin. TEMPO/DEWI NURITA

    Bangku kosong mewarnai rapat paripurna DPR RI ke-22 di masa persidangan V tahun 2018-2019 siang ini, Selasa, 16 Juli 2019. Dari total 560 anggota DPR, hanya 85 orang hadir dan 220 orang ijin. TEMPO/DEWI NURITA

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan sanggup mengesahkan Rancangan Undang-undang Pertanahan pada September nanti sesuai permintaan Presiden Joko Widodo. Wakil Ketua Komisi II DPR Herman Khaeron mengatakan perumusan dan sinkronisasi RUU itu sudah rampung.

    "Spiritnya sudah sama antara Presiden dan DPR untuk menyelesaikan RUU ini," kata Herman kepada Tempo, Kamis, 15 Agustus 2019.

    Herman mengatakan, RUU Pertanahan akan segera diputuskan di Panja, kemudian diambil keputusan di tingkat I (komisi) dan II (paripurna).

    Wakil Ketua Komisi II DPR Mardani Ali Sera mengakui masih ada sejumlah pasal dalam RUU Pertanahan yang dibahas secara intensif. Namun, dia pun mengaku optimistis RUU tersebut bisa rampung di masa sidang DPR yang akan datang.

    "Apresiasi pada ketegasan Presiden terhadap RUU Pertanahan. Kami optimis bisa selesai masa sidang ini," kata Mardani kepada Tempo, Rabu, 14 Agustus 2019.

    Jokowi sebelumnya meminta agar RUU Pertanahan dapat rampung sebelum masa pemerintahan periode pertama berakhir. Hal ini disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil seusai rapat kabinet di Istana Merdeka pada Senin lalu, 12 Agustus 2019.

    RUU Pertanahan ini menuai banyak kritik dari koalisi masyarakat sipil. Alasannya, RUU itu dianggap belum menjawab berbagai konflik agraria di Indonesia, bertentangan dengan semangat agraria, dan memuat sejumlah masalah lainnya.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.