Kematian Briptu Hedar, TNI: Pertahankan Kedaulatan Negara

Sejumlah aparat Brimob Polda Sulsel tengah mempersiapkan penyambutan jenazah Briptu Hedar di rumah kediaman orang tuanya di Desa Siueang Kabupaten Barru, Selasa, 13 Agustus 2019. Hedar disandera ketika sedang melakukan tugas bersama rekannya, Brigadir Polisi Kepala Alfonso Wakum di Kampung Usir, Kabupaten Puncak. ANTARA/HO/Zulkifli

TEMPO.CO, Jakarta - Menanggapi meninggalnya Briptu Hedar, Wakil Kepala Penerangan Daerah Militer XVII/Cendrawasih Letnan Kolonel Infantri Dax Sianturi mengatakan TNI siap mempertahankan kedaulatan Indonesia, khususnya Papua, meski kelompok bersenjata terus menyerang.

"Sebagai prajurit tentunya Kodam XVII/Cenderawasih siap untuk mempertahankan kedaulatan negara," kata Sianturi dalam keterangan tertulis, Selasa, 13 Agustus 2019.

Anggota Polisi Hedar tewas dengan luka tembak di bagian belakang kepala di Kabupaten Puncak, Papua, pada Senin, 12 Agustus 2019. Sebelum peristiwa itu, Hedar ditelepon oleh seseorang.

Panggilan itu yang membuat Hedar dan rekannya, Bripka Alfonso Wakum dengan mengendarai motor menuju Kampung Usir, dekat Kampung Mudidok. Namun, di tengah perjalanan, ada seorang warga lainnya yang memanggil nama Hedar. Panggilan itu membuat Hedar dan Alfonso berhenti. Hedar pun menghampiri orang yang memanggilnya.

Tiba-tiba, dari dalam semak belukar muncul sekelompok warga yang diduga anggota kelompok kriminal bersenjata. Hedar disergap, dan dibawa tanpa bisa melakukan perlawanan. Belakangan diketahui Hedar ditembak mati di bagian kepala belakang.

Wakil Presiden Jusuf Kalla bahkan meminta TNI menyerang balik kelompok bersenjata setelah kematian Bripti Hedar. Alasannya, JK menyebut harus ada efek jera.






Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

2 jam lalu

Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

Kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah menyiagakan 4.400 personel gabungan menjaga unjuk rasa di Jakarta, Selasa, 27 September 2022


DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur, dan Profil Kapolres Metro Jakarta Selatan Jadi Top 3 Metro

7 jam lalu

DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur, dan Profil Kapolres Metro Jakarta Selatan Jadi Top 3 Metro

DKI Jakarta bersama personel gabungan TNI, Polri, dan komunitas masyarakat melaksanakan gerebek lumpur jadi Top 3 Metro.


Panglima TNI Andika Perkasa Revisi Aturan Penerimaan Calon Taruna: Batasan Usia hingga Tinggi Badan

8 jam lalu

Panglima TNI Andika Perkasa Revisi Aturan Penerimaan Calon Taruna: Batasan Usia hingga Tinggi Badan

Andika Perkasa merevisi aturan Panglima TNI Nomor 31 Tahun 2020 berkaitan dengan penerimaan calon taruna untuk mengakomodasi kondisi umum remaja


Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

16 jam lalu

Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw melayangkan somasi kepada tim kuasa hukum Lukas Enembe.


Anggota DPR Sebut Hubungan Andika Perkasa dan Dudung Abdurachman Terlihat Baik

23 jam lalu

Anggota DPR Sebut Hubungan Andika Perkasa dan Dudung Abdurachman Terlihat Baik

Andika Perkasa dan Dudung Abdurachman hadir dalam rapat di Komisi I DPR.


Soal Tudingan Cuci Uang di Kasino, Pengacara Lukas Enembe: PPATK Hoaks

1 hari lalu

Soal Tudingan Cuci Uang di Kasino, Pengacara Lukas Enembe: PPATK Hoaks

Kuasa hukum Lukas Enembe merasa PPATK tengah membunuh karakter Gubernur Papua itu dengan mengungkap soal setoran ke kasino.


5 Situasi Menjelang G30S, Pertentangan TNI dan PKI Makin Memanas

1 hari lalu

5 Situasi Menjelang G30S, Pertentangan TNI dan PKI Makin Memanas

G30S menjadi salah satu peristiwa kelam perjalanan bangsa ini. Berikut situasi-situasi menjadi penyebab peristiwa itu, termasuk dampak setelah G30S.


DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur Bersihkan Waduk Pluit Jakarta

1 hari lalu

DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur Bersihkan Waduk Pluit Jakarta

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Juaini bersama personel gabungan Pemerintah Kota, TNI, Polri, dan komunitas menjalankan gerebek lumpur di Waduk Pluit.


Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

1 hari lalu

Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

Tokoh Agama Papua meminta Gubernur Lukas Enembe mendatangi KPK untuk memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.


Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

2 hari lalu

Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

Tokoh Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua itu meminta masyarakat tidak melakukan provokasi dalam bentuk apa pun dalam kasus Lukas Enembe.