KPK Geledah Rumah Orang Kepercayaan Nyoman Dhamantra

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Penyidik KPK membawa dua koper usai menggeledah ruangan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana di Kantor Kemendag, Jakarta, Senin, 12 Agustus 2019. Penggeledahan dilakukan terkait kasus suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019 yang melibatkan anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Dhamantra (INY). TEMPO/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menggeledah tiga lokasi di Jakarta dalam proses penyidikan kasus dugaan suap terkait impor bawang putih yang menjerat anggota DPR I Nyoman Dhamantra. Lokasi pertama yang digeledah yakni rumah orang kepercayaan Nyoman, Mirawati Basri di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Lokasi kedua yang digeledah KPK kantor Asia Tech, di Cilandak, Jakarta Selatan. Kantor itu milik Mirawati. Terakhir, KPK turut menggeledah apartemen Cosmo Park Thamrin City, Tanah Abang milik penyuap Nyoman, Zulfikar.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan tim KPK menemukan banyak dokumen terkait impor bawang dalam penggeledahan itu. KPK juga menyita barang bukti elektronik. "Kami sita dokumen itu dan juga sejumlah barang bukti elektronik seperti data-data di laptop dan informasi lain yang terkait," kata Febri, Selasa, 13 Agustus 2019.

Sebelumnya, KPK juga sudah melakukan penggeledahan di 8 lokasi lainnya terkait penyidikan kasus ini. Di antaranya, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Nyoman menjadi tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. KPK juga menetapkan lima orang tersangka lainnya, yaitu Mirawati Basri, dan orang dekat Nyoman, Elviyanto. Selain itu, KPK juga menetapkan tiga orang pihak swasta sebagai tersangka pemberi suap yakni, Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar.

KPK menduga Nyoman meminta fee sebanyak Rp 3,6 miliar terkait pengurusan izin impor bawang putih dengan kuota 20 ribu ton. KPK menduga I Nyoman Dhamantra juga meminta fee Rp 1.700 hingga Rp 1.800 dari tiap kilogram bawang yang diimpor oleh Afung. Dari jumlah komitmen fee itu, KPK menduga Nyoman melalui orang kepercayaannya telah menerima sejumlah Rp 2,1 miliar.






Hakim Agung Kena OTT KPK, Adanya Mafia Peradilan Tak Lagi Samar-samar?

8 jam lalu

Hakim Agung Kena OTT KPK, Adanya Mafia Peradilan Tak Lagi Samar-samar?

Hakim Agung Dimyati ditetapkan sebagai tersangka bersama 9 orang lainnya dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara KSP Intidana.


Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

10 jam lalu

Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

Tokoh Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua itu meminta masyarakat tidak melakukan provokasi dalam bentuk apa pun dalam kasus Lukas Enembe.


Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

11 jam lalu

Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bakal menjerat siapa pun yang melakukan korupsi program kesejahteraan petani jika memiliki kecukupan alat bukti.


4 Kasus Suap Jual-Beli Putusan yang Mengguncang Mahkamah Agung

13 jam lalu

4 Kasus Suap Jual-Beli Putusan yang Mengguncang Mahkamah Agung

Sebelum Sudrajad Dimyati, Mahkamah Agung pernah juga tercoreng oleh kasus-kasus suap lainnya yang ditangani KPK.


Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

14 jam lalu

Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo menjelaskan Dana Otsus Papua yang sebelumnya disinggung oleh Mahfud MD.


MAKI Sebut Lukas Enembe Terlacak Main Judi di 3 Negara Ini

15 jam lalu

MAKI Sebut Lukas Enembe Terlacak Main Judi di 3 Negara Ini

PPATK menemukan dugaan aliran dana jumbo dari Lukas Enembe ke kasino-kasino judi di luar negeri.


MAKI Punya Bukti Lukas Enembe Cukup Sehat untuk Bisa Diperiksa KPK

15 jam lalu

MAKI Punya Bukti Lukas Enembe Cukup Sehat untuk Bisa Diperiksa KPK

Menurut MAKI, perjalanan yang kerap dilakukan Lukas Enembe itu menunjukkan bahwa Lukas seharusnya bisa memenuhi panggilan KPK pada Senin besok.


KPK Diminta Usut Dugaan Suap Rekrutmen Hakim Agung

17 jam lalu

KPK Diminta Usut Dugaan Suap Rekrutmen Hakim Agung

Boyamin mengapresiasi kinerja KPK yang mampu mencetak rekor dengan menetapkan seorang hakim agung sebagai tersangka, yaitu Sudrajad Dimyati.


Gonjang ganjing Mahfud MD Soroti Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Apa Masalahnya?

19 jam lalu

Gonjang ganjing Mahfud MD Soroti Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Apa Masalahnya?

Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan dana Otsus Papua sejak 2001 yang dikeluarkan pemerintah mencapai angka Rp 1.000 triliun. Apa masalahnya?


KPK Usul MA Rotasi Pegawainya Setiap Dua Tahun agar Suap Hakim Agung Tak Terulang

1 hari lalu

KPK Usul MA Rotasi Pegawainya Setiap Dua Tahun agar Suap Hakim Agung Tak Terulang

Alexander Marwata mengatakan KPK memberikan rekomendasi ke Mahkamah Agung untuk secara rutin merotasi pegawainya