Wiranto Berharap Pemimpi Ganti Pancasila Segera Sadar

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto berbicara pada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 25 Juni 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto berbicara pada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 25 Juni 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto berharap pihak-pihak yang ingin mengganti ideologi Pancasila segera sadar. Ini diungkapkan Wiranto setelah menyaksikan ikrar Harokah Islam, eks Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), dan eks Negara Islam Indonesia (NII) untuk setia pada Pancasila.

    "Bagi yang masih bermimpi mengganti ideologi negara Pancasila dengan ideologi lain, kami harapkan agar segera sadar," ujar Wiranto di kantornya, Jakarta, pada Selasa, 13 Agustus 2019.

    Sejumlah perwakilan keluarga besar Harokah Islam, eks DI/TII dan NII mengikrarkan diri setia pada Pancasila dan NKRI dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika serta berjanji menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ikrar tersebut disampaikan di hadapan Wiranto di kantornya.

    Ikrar itu dipimpin putra pimpinan Darul Islam Kartosoewirjo, Sarjono Kartosoewirjo. Usai berikrar, Sarjono berjanji akan menularkan semangat persatuan kepada eks kelompoknya.

    "Saya mengimbau kepada rekan-rekan untuk bersatu, bersama-sama membangun negara ini. Sebab negara ini kalau rusak, bocor ya kita sendiri yang tenggelam. Kalau ada yang mau mengganti ideologi, kita lah bagian yang harus membela ideologi ini," ujar Sarjono.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.