Pengabdian Tanpa Akhir Bagi ODMK

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Triana Rahmawati, peraih penghargaan kategori kesehatan SATU Indonesia Award 2017.

    Triana Rahmawati, peraih penghargaan kategori kesehatan SATU Indonesia Award 2017.

    INFO NASIONAL — Triana Rahmawati membentuk Griya Schizofren dengan kepedulian yang mendalam. Griya Schizofren adalah sebuah wadah bagi para relawan muda yang peduli terhadap orang-orang dengan masalah kejiwaan (ODMK). Tria berharap wadah ini dapat mengedukasi anak-anak muda untuk peduli terhadap masalah kejiwaan sehingga tidak ada lagi orang Indonesia yang mengucilkan ODMK.

    Mendampingi mereka yang memerlukan dukungan moral dalam keterbatasan adalah perjuangan yang tidak mudah untuk Tria jalani. Para relawan menghadirkan kebahagiaan bagi para ODMK dengan membangun interaksi pertemanan dan melakukan kegiatan-kegiatan sederhana, seperti bernyanyi, menggambar, mewarnai atau mendongeng tanpa terbatasi oleh latar belakang ilmu yang berbeda-beda. Mereka rutin mendampingi Griya PMI Peduli di Solo untuk membawakan akses pertemanan yang sebelumnya tidak dimiliki oleh ODMK.

    Pada 2017, Tria terpilih sebagai penerima penghargaan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards yang diselenggarakan oleh PT Astra International Tbk untuk kategori kesehatan. Ia tidak hanya menerima apresiasi berbentuk uang Rp 60 juta saja, melainkan juga dukungan moral dan suntikan semangat yang berkelanjutan. Tria mengakui, bahwa SATU Indonesia Awards adalah titik terang ketika ia mulai jenuh dengan segala perjuangannya.

    Selepas momentum mendapatkan penghargaan, Tria mendirikan program beasiswa bagi para volunteer yang punya kepedulian pada kegiatan sosial dan kerelawanan. Ia menyiapkan 20 relawan setiap enam bulan dan memberikan beasiswa kepada tiga mahasiswa setiap tahun hingga mereka lulus kuliah. Hal ini dilakukannya sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang telah diberikan.

    Menurut Tria, relawan seringkali memunculkan ide-ide menarik seperti menjual hasil gambar para OMDK dengan berkolaborasi bersama bisnis suvenir yang sudah Tria jalani sejak lulus kuliah. Setelah kolaborasi terbentuk, karya ODMK dipasarkan dengan nama SOLVE (Souvenir & Love). Hasil dari penjualan dikembalikan ke Griya Schizofren untuk selanjutnya diberikan kepada Griya Palang Merah Indonesia (PMI) Peduli sebagai modal pengembangan fasilitas bagi warganya yang mayoritas adalah ODMK.

    Banyak hal lain yang Tria lakukan bagi para ODMK. Ia memulai program Scale Up Happiness dengan berdonasi buah dua kali sepekan secara rutin untuk meningkatkan gizi para ODMK di Griya PMI Peduli. Tria juga pernah mencoba mengembangkan bisnis yang terkait dengan kegiatan sosial seperti mempekerjakan para ODMK di bisnis laundry dan katering.

    Dampak lain yang Tria alami setelah dikenal luas sebagai peraih SATU Indonesia Awards adalah banyaknya permintaan bantuan dari masyarakat untuk penanganan anak atau saudara mereka yang masuk kategori ODMK. Bahkan, Tria dan timnya sempat berangkat ke Jepang untuk melakukan pendampingan dan memberi dukungan moral bagi satu keluarga di Jepang dengan anak yang mengalami masalah kejiwaan.

    Untuk mengetahui lebih lanjut tentang perjuangan Triana Rahmawati memanusiakan penderita schizophrenia, silakan kunjungi website www.satu-indonesia.com. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.