Soal Calon Tunggal Ketua Umum PKB, Pengamat: Apa Muhaimin Dewa?

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, bersama sejumlah pengurus partai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, 2 Juli 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, bersama sejumlah pengurus partai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, 2 Juli 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Jakarta Ujang Komaruddin menilai wacana calon tunggal Muhaimin Iskandar untuk dikukuhkan lagi sebagai ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2019-2024 menimbulkan dua tanda tanya.

    "Tanda tanya pertama, apakah Muhaimin Iskandar masih menjadi dewa sehingga tidak ada kader lain yang mampu bersaing dengannya. Tanda tanya kedua adalah, apakah kader lain yang ingin maju berkompetisi dibuat tidak nyaman dan mungkin digusur dari kepengurusan PKB," kata Ujang Komaruddin kepada Antara melalui telepon di Jakarta, Senin, 12 Agustus 2019.

    Sebelumnya, PKB mewacanakan Muhaimin Iskandar akan dikukuhkan kembali sebagai ketua umum PKB periode 2019-2024 pada Muktamar PKB di Bali, pada 20-21 Agustus 2019.

    Menurut Ujang, adanya calon tunggal dari ketua umum partai politik untuk dikukuhkan kembali pada periode berikutnya adalah bagian dari kondisi kepartaian di Indonesia yang masih mengandalkan figur sentral.

    "Muhaimin mungkin masih menjadi dewa di partainya atau bersikap sangat dominan terhadap kader lain di partainya," ucap Ujang.

    Direktur Eksekutif Indonesia Political Review itu menyayangkan, PKB sebagai partai terbuka, tapi tidak membuka ruang bagi kader-kader terbaik lainnya untuk berkompetisi dengan Muhaimin Iskandar. Hal ini untuk menghidupkan demokrasi di internal partai. "Adanya calon tunggal ini, menunjukkan regenerasi kepemimpinan di PKB tidak berjalan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.