Setya Novanto Tiba-tiba Kedinginan di Sidang PLTU Riau-1

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga binaan kasus korupsi Setya Novanto (tengah) mendengarkan ceramah saat melasanakan shalat idulfitri 1440 Hijriah di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Rabu 5 Juni 2019. Sebanyak 128 warga binaan dari pidana umum dan pidana khusus mendapatkan remisi idulfitri 1440 Hijriah dengan potongan masa tahanan antara 15 hari sampai dua bulan. ANTARA FOTO/Novrian Arbi

    Warga binaan kasus korupsi Setya Novanto (tengah) mendengarkan ceramah saat melasanakan shalat idulfitri 1440 Hijriah di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Rabu 5 Juni 2019. Sebanyak 128 warga binaan dari pidana umum dan pidana khusus mendapatkan remisi idulfitri 1440 Hijriah dengan potongan masa tahanan antara 15 hari sampai dua bulan. ANTARA FOTO/Novrian Arbi

    TEMPO.CO, Jakarta - Narapidana kasus e-KTP Setya Novanto mendadak merasa kedinginan ketika sedang bersaksi dalam sidang lanjutan kasus suap PLTU Riau-1. Ia bersaksi untuk terdakwa mantan Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir.

    Saat itu, pria yang akrab disapa Setnov itu tengah mendengar pertanyaan yang diajukan oleh tim kuasa hukum Sofyan Basir. Selesai mendengar pertanyaan, Setnov langsung mengeluhkan rasa dingin yang ia rasakan itu.

    "Izin majelis, saya kedinginan," ujar Setnov di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Senin, 12 Juli 2019.

    "Sebentar, saudara saksi kedinginan? Mau dikecilkan suhu ruangannya?" tanya salah satu majelis hakim. "Gapapa majelis," jawab Setnov.

    Nama mantan Ketua Umum Golkar itu sebelumnya muncul beberapa kali dalam dakwaan Sofyan Basir. Ia diduga ikut berperan dalam sejumlah pertemuan dan pengawalan proyek PLTU Riau-1. Bahkan salah satu pertemuannya diadakan di rumah Setnov.

    Dalam pertemuan itu, hadir Eni Maulani Saragih, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Energi DPR dan Supangkat Iwan Santoso yang menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN. Sofyan membeberkan bahwa Novanto meminta proyek PLTGU Jawa III kepada Sofyan untuk diberikan kepada Johannes Budisutrisno Kotjo, selaku salah satu pemegang saham Blackgold Natural Resources.

    Hanya saja, Sofyan ketika itu menjawab bahwa PLTGU Jawa III sudah ada kandidat calon perusahaan yang akan mendapatkan proyek dan malah mengarahkan Novanto untuk mencari proyek pembangkit listrik lainnya.

    Selain itu, mantan Ketua DPR ini juga yang mengenalkan Johannes Kotjo dengan Eni dan meminta agar Eni mengawal proyek PLTU Riau-1 yang tengah dibidik Johannes Kotjo. Dalam prosesnya, terjadi sejumlah pertemuan antara Johannes Kotjo, Eni dan direksi PLN guna membahas proyek tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.