Kebakaran Hutan Meluas, Kapolri dan Panglima Terbang ke Riau

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru dibantu Masyarakat Peduli Api (MPA) berusaha memadamkan kebakaran lahan gambut di Pekanbaru, Riau, Sabtu 3 Agustus 2019. Cuaca panas yang membuat sumber air  menjadi kering di dekat lokasi lahan yang terbakar menyulitkan petugas untuk memadamkan kebakaran tersebut ANTARA FOTO/Rony Muharrman

    Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru dibantu Masyarakat Peduli Api (MPA) berusaha memadamkan kebakaran lahan gambut di Pekanbaru, Riau, Sabtu 3 Agustus 2019. Cuaca panas yang membuat sumber air menjadi kering di dekat lokasi lahan yang terbakar menyulitkan petugas untuk memadamkan kebakaran tersebut ANTARA FOTO/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan bertolak ke Riau untuk memberikan pengarahan kepada satuan tugas kebakaran hutan dan lahan.

    "Panglima TNI dan Kapolri akan meninjau langsung lokasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan, pada Senin, 12 Juli 2019.

    Tito dan Hadi, kata Dedi, juga akan mengendalikan proses mitigasi kebakaran lahan dan hutan di Riau, di mana Riau menjadi sasaran prioritas utama. Ia menjelaskan, Riau menjadi tujuan pertama karena di sana pembakaran terjadi cukup masif dan luas.

    Tak tanggung-tanggung, lahan seluas 204,9 hektare ludes terbakar di Riau. "Sementara, Kalau di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, meski titik hotspot ada peningkatan cuma lebih kecil," kata Dedi.

    Untuk di Riau, polisi sudah menetapkan satu tersangka korporasi yakni PT Sumber Sawit Sejahtera dan 20 tersangka individu.

    Meski sudah menjadi tersangka korporasi, Kepolisian Daerah Riau belum menahan siapa pun dari pihak perusahaan akibat dugaan kelalaian sehingga menyebabkan kebakaran hutan dan lahan ini. Sejumlah petinggi perusahaan mulai dari direktur utama hingga pimpinan perusahaan lainnya sudah dimintai keterangan.

    "15 orang dimintai keterangan. Dari direksi, kemudian layer di bawahnya sampai karyawan," ucap Dedi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.