Dubes Agus Maftuh: Nabi Letakkan Dasar-dasar HAM di Padang Arafah

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamaah haji setelah wukuf di Arafah, menginap di Muzdalifah dan melakukan thawaf-sai, mereka mulai melontar jumroh. Tampak jamaah Tabung Haji Umroh usai melempar batu jumroh, Minggu 11 Agustus 2019.

    Jamaah haji setelah wukuf di Arafah, menginap di Muzdalifah dan melakukan thawaf-sai, mereka mulai melontar jumroh. Tampak jamaah Tabung Haji Umroh usai melempar batu jumroh, Minggu 11 Agustus 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada prosesi wukuf di perkemahan Indonesia Sabtu 10 Agustus 2019 di Arafah, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Agus Maftuh Abegebriel, bercerita soal nilai-nilai HAM yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya Nabi Muhammad telah mengajarkan HAM dalam khutbahnya di Padang Arafah.

    Agus dalam pidato sambutannya pada prosesi wukuf, menceritakan saat mendampingi Presiden Jokowi melewati makam Nabi Muhammad. Dia menggambarkan bahwa di atas pintu masuk tersebut ada kata-kata hikmah yang perlu dijadikan renungan pada saat wukuf di Arafah ini.

    “Pesan hikmah tersebut adalah bahwa dalam hidup ini aktivitas kita harus dipenuhi dengan sanjungan dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW,” kata Agus dalam keterangan tertulis, Senin 12 Agustus 2019.

    Untuk meneladani Nabi Muhammad, kata Agus, ia mengulas khutbah Rasulullah yang pernah dikumandangkan 1430 tahun yang lalu tepatnya tahun 10 H atau 632 Masehi. Dalam khutbah tersebut, kata Agus, Nabi Muhammad telah meletakkan dasar-dasar hak asasi manusia.

    “Khutbah wada’ (pamitan) tersebut sarat dengan nilai-nilai humanisme dan menegaskan bahwa Islam adalah sangat menghargai nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

    Agus mengatakan khutbah tersebut menegaskan Islam sebagai agama yang tak memandang bangsa, suku, ras, dan juga bahasa. Berdasarkan khutbah ini pula, ujar Dosen di UIN Sunan Kalijaga ini, tidak boleh ada yang mengklaim sebagai makhluk terhebat dan terbaik serta teristimewa di muka bumi.

    “Pesan Nabi dalam khutbah 1430 tahun yang lalu sangat jelas bahwa harus ada penegasan Islam sebagai agama persamaan,” tuturnya.

    Menurut keterangan, hadir dalam dalam prosesi wukuf di perkemahan Indonesia para pejabat mulai wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah, Ketua Komisi VIII, DR Ali Taher, para anggota komisi VIII DPR RI, para pejabat BPK RI, Para pejabat Kemenag, Para delegasi Amirul Hajj seperti Busyro Muqaddas, dan juga beberapa Anggota DPD RI. Nampak pula anggota komisi I, Arwani Thomafi dan Wagub Jateng Taj Yasin yang juga putera KH. Maemun Zubeir Dahlan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.