Masjid Khofifah Salat Idul Adha Bagi Daging Kurban Pakai Besek

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyiapkan daging kurban dari ITDC untuk dibagikan kepada warga korban gempa bumi di Posko Peduli  korban gempa Desa Jeringo, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Rabu, 22 Agustus 2018. Selain menyerahkan daging kurban dari enam ekor sapi dan lima kambing, ITDC juga memberikan bantuan pendirian sarana umum seperti dapur umum, MCK, mushola, tempat bermain dan belajar anak-anak, instalasi air bersih, serta pasokan kebutuhan logistik dan alat-alat kebersihan untuk korban gempa bumi di wilayah tersebut.ANTARA

    Warga menyiapkan daging kurban dari ITDC untuk dibagikan kepada warga korban gempa bumi di Posko Peduli korban gempa Desa Jeringo, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Rabu, 22 Agustus 2018. Selain menyerahkan daging kurban dari enam ekor sapi dan lima kambing, ITDC juga memberikan bantuan pendirian sarana umum seperti dapur umum, MCK, mushola, tempat bermain dan belajar anak-anak, instalasi air bersih, serta pasokan kebutuhan logistik dan alat-alat kebersihan untuk korban gempa bumi di wilayah tersebut.ANTARA

    TEMPO.CO, Surabaya - Takmir Masjid Al Akbar Surabaya menggunakan besek dan daun jati untuk mengemas potongan daging kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat dalam rangka Idul Adha 1440 Hijriah.

    "Ini sebagai wujud ramah lingkungan," kata humas Masjid Al Akbar Surabaya, Helmy M. Noor, Ahad, 11 Agustus 2019. Besek merupakan tempat yang terbuat dari anyaman bambu, memiliki tutup dan berbentuk segi empat.

    Selain itu, panitia Idul Adha di masjid tersebut juga sudah menyiapkan program ramah lingkungan lainnya, yakni kotoran hewan yang diolah menjadi kompos. Kemudian, jeroan dicuci dan dimasak setengah matang serta memastikan tak ada limbah dibuang ke selokan atau sungai.

    "Kami juga menerapkan konsep kurban yang syari dan higenis berdasarkan supervisi Dinas Peternakan Jawa Timur (Jatim) dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga," kata dia.

    Pada pembagian distribusi daging kurban, kata dia, panitia langsung memberikannya ke masyarakat dengan melibatkan RT dan RW di wilayah Kelurahan Pagesangan dan Kelurahan Gayungan. "Dengan demikian tidak ada pembagian daging di Masjid Al Akbar," lanjut Helmy.

    Sementara itu, Shalat Idul Adha di Masjid Al Akbar diikuti lebih dari 50 ribu jamaah, termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak beserta istrinya Arumi Bachsin, serta sejumlah pejabat Jawa Timur.

    Bertindak sebagai imam adalah KH Ahmad Muzakky Alhafidz yang sehari-harinya sebagai imam besar masjid Al Akbar, sedangkan khatib yaitu Prof Dr H Masykuri Bakri, MS.i yang merupakan Rektor Universitas Islam Malang (Unisma).

    Pada kesempatan tersebut, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sapi kurban milik Presiden RI Joko Widodo ke takmir Masjid Al Akbar, termasuk sapi kurban milik gubernur.  “Semoga selalu berkah dan diridhoi Allah SWT,” katanya. Presiden Jokowi berkurban seekor sapi seberat 1 ton 80 kilogram jenis peranakan Ongole berusia empat tahun.

    Sedangkan, sapi kurban Gubernur Khofifah berjenis Peranakan Ongole, usianya empat tahun dan memiliki berat 1 ton, serta Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak berkurban sapi seberat 950 dengan jenis dan usia sama dengan sapi kurban milik gubernur.

    Secara total, Masjid Al Akbar pada Idul Adha tahun ini menerima 30 ekor sapi, 98 ekor kambing dan menyediakan 3.000 kemasan besek untuk potongan daging kurban.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.