Wacana Gerindra Gabung, Airlangga Ingatkan Jokowi Kerja Koalisi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umim Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Presiden Joko Widodo alias Jokowi usai menghadiri buka puasa bersama Partai Golkar di Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, 19 Mei 2019. Tempo/Friski Riana

    Ketua Umim Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Presiden Joko Widodo alias Jokowi usai menghadiri buka puasa bersama Partai Golkar di Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, 19 Mei 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto buka suara ihwal isu Partai Gerindra yang bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin 2024.

    Airlangga mengatakan partai terbuka dengan segala pembahasan Presiden bersama partai-partai koalisi. Namun, dia mengingatkan bahwa koalisi telah bekerja memenangkan presiden inkumben tersebut.

    "Selalu dalam pembahasan kan kami terbuka, tetapi kami punya basis bahwa kami koalisi itu sudah bekerja bersama-sama," kata Airlangga di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Ahad, 11 Agustus 2019.

    Airlangga pun mengisyaratkan agar Presiden memprioritaskan partai koalisi dalam mengelola perekonomian Indonesia mendatang. "Nah tentu yang bekerja bersama-sama mendapatkan hal khusus dalam membangun perekonomian Indonesia ke depan," kata Menteri Perindustrian ini.

    Sinyal Partai Gerindra bergabung ke koalisi Jokowi dianggap menguat setelah momentum pembukaan Kongres V PDIP. Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto seakan menjadi bintang di acara tersebut dengan berkali-kali disapa oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

    Dalam sambutannya, Megawati bahkan menyapa secara khusus mantan calon wakil presidennya di pemilihan umum 2009 itu. Sedangkan ketua umum partai koalisi Joko Widodo yang lain tak semua disebut namanya oleh Megawati.

    Prabowo Subianto pun sebelumnya menyatakan akan menyusun gagasan di bidang ketahanan pangan dan energi untuk diajukan kepada pemerintahan Jokowi. Sejumlah sumber juga menyebut Gerindra mengincar kursi Kementerian Pertanian. Namun, anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade mengklaim partainya belum bicara ihwal menteri.

    "Pak Prabowo hanya menyampaikan gagasan soal kedaulatan pangan, kedaulatan energi, lalu bagaimana soal pengelolaan BUMN yang baik, itu saja," kata Andre, Jumat lalu.

    Adapun Airlangga menganggap wajar Prabowo menjadi bintang di Kongres PDIP yang juga dihadiri Jokowi. Menurut dia, itu adalah hak Megawati sebagai sahibulbait dalam memperlakukan tetamunya. "Biasa aja. Karena itu kan namanya tergantung tuan rumah. Tuan rumah kan memposisikan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.