Dari Aburizal Bakrie - Airlangga Salat Idul Adha di DPP Golkar

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie didampingi istrinya, Tatty Murnitriati tiba di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarra Barat, untuk salat Idul Adha, Ahad, 11 Agustus 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie didampingi istrinya, Tatty Murnitriati tiba di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarra Barat, untuk salat Idul Adha, Ahad, 11 Agustus 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta -Sejumlah elite Partai Golkar mendatangi kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat untuk salat Idul Adha pagi ini, Ahad, 11 Agustus 2019. Salat akan berlangsung di Masjid Syajaratun Thayyibah yang terletak di Kompleks DPP.

    Menurut pantauan Tempo, sejumlah petinggi Golkar yang hadir mula-mula adalah politikus senior Fadel Muhammad dan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat dari Golkar, Zainuddin Amali. Sekitar pukul 06.26 WIB, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie tiba di lokasi. Aburizal datang bersama sang istri, Tatty Murnitriati.

    Tiga menit kemudian, menyusul tiba Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono. Pukul 06.30 WIB tepat, mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Maji atau yang dikenal Tuanku Guru Bajang tiba di lokasi. Zainul kini juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Keumatan Partai Golkar.

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto tiba pukul 06.34 WIB. Menteri Perindustrian itu tampak mengenakan baju koko dan sarung berwarna kuning, dibalut dengan jas biru dongker dan peci hitam. Empat menit kemudian, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Golkar Sulawesi Selatan Nurdin Halid tiba di lokasi.

    Salat Idul Adha dimulai sekitar pukul 06.45 WIB. Menurut informasi, TGB Zainul Majdi akan menjadi katib dalam salat kali ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.