4 Fakta Dugaan OTT KPK terkait Suap Impor Bawang

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memindahkan puluhan ribu kilogram bawang putih dalam operasi pasar di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, 31 Mei 2017. Sebanyak 29.500 kg bawang putih yang di import dari Cina akan dijual di jual dalam operasi pasar. TEMPO/Rizki Putra

    Petugas memindahkan puluhan ribu kilogram bawang putih dalam operasi pasar di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, 31 Mei 2017. Sebanyak 29.500 kg bawang putih yang di import dari Cina akan dijual di jual dalam operasi pasar. TEMPO/Rizki Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan di wilayah Jakarta, pada Rabu malam, 7 Agustus 2019. Sejumlah orang ditangkap dalam operasi senyap itu. "Ya benar, sejak Rabu malam hingga pagi ini," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Kamis, 8 Agustus 2019.

    Hingga kini ada sejumlah fakta yang muncul terkait OTT tersebut:

    1) 11 Orang Ditangkap
    Total orang yang ditangkap sejauh ini berjumlah 11 orang. Mereka berasal dari unsur pengusaha importir, sopir dan orang kepercayaan anggota DPR, serta pihak lain.

    2) Bukti Transfer
    KPK menduga transaksi uang dalam kasus ini dilakukan melalui sarana bank. Karena itu, KPK menyita bukti transfer senilai Rp2 miliar. Dari orang kepercayaan DPR, KPK juga menyita sejumlah mata uang asing berupa dolar yang masih dalam proses penghitungan dan penelusuran.

    3) Impor Bawang
    KPK menduga transaksi uang dalam kasus ini terkait rencana impor bawang ke Indonesia.  "KPK sebelumnya menerima informasi akan terjadi transaksi terkait dengan rencana impor bawang putih ke Indonesia," kata Basaria.

    4. Anggota DPR Diduga Terlibat
    KPK menengarai uang rencananya diberikan kepada seorang anggota DPR. Anggota itu berasal dari komisi VI yang membidangi perdagangan, industri dan investasi. Belum diketahui identitas anggota dewan itu.+


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.