Jawab Megawati Soal Menteri, Jokowi: Kalau PDIP Dapat 4, Yang Lain 2, Kan Udah Banyak

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Twitter/@jokowi

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Twitter/@jokowi

    TEMPO.CO, Bali - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjawab permintaan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal jatah menteri paling banyak untuk partai berlambang banteng itu. Megawati menyebut dirinya emoh jika PDIP hanya mendapat jatah empat menteri.

    "Mengenai menteri, tadi ibu Mega menyampaikan jangan empat dong. Tapi kalau yang lain dua, PDIP empat, kan udah banyak, dua kali (lipat)," ujar Jokowi ketika memberi sambutan di acara pembukaan Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Bali, Kamis, 8 Agustus 2019

    "Kalau yang lain 3, PDIP belum tentu juga (enam)," ujar Jokowi melanjutkan.

    Menurut Jokowi, dirinya tak bisa mengungkap berapa jumlah menteri untuk PDIP. Yang jelas, ujar dia, PDIP pasti mendapat menteri terbanyak dari partai-partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) lainnya. "Yang pasti PDIP yang terbanyak. Itu jaminan saya," ujar Jokowi.

    Sebelumnya, di lokasi yang sama, Megawati blak-blakan meminta Jokowi memberi jatah menteri paling banyak untuk partainya di kabinet mendatang. "Saya meminta dengan hormat kepada bapak presiden, PDIP perjuangan harus masuk kabinet dengan jumlah menteri terbanyak," ujar Megawati.

    Jokowi emoh jika hanya diberi jatah empat menteri sebagai partai pengusung utama. "Jangan nanti (Jokowi) bilang, Ibu Mega, saya kira karena PDIP sudah banyak, di DPR juga sudah, PDIP empat aja. Wah, hee emoh, tidak mau, tidak mau, tidak mau," ujar Megawati bersorak.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.