Didukung PKPI, Siti Nur Azizah Semakin Yakin Maju di Tangsel

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spanduk putri Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah di BSD, Serpong. Diketahui Siti akan menyalonkan dirinya sebagai calon Walikota Tangerang Selatan, Selasa 30 Juli 2019. TEMPO/Muhammad Kurnianto.

    Spanduk putri Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah di BSD, Serpong. Diketahui Siti akan menyalonkan dirinya sebagai calon Walikota Tangerang Selatan, Selasa 30 Juli 2019. TEMPO/Muhammad Kurnianto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah, semakin yakin akan untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Tangerang Selatan setelah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menyatakan siap mendukung.

    “Saya meyakini setiap niatan yang baik tentunya akan direspon dengan baik oleh banyak pihak apalagi memiliki semangat yang sama untuk memajukan Tangsel, Banten dan juga Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” kata Azizah saat dihubungi, Rabu 7 Agustus 2019.

    PKPI sebelumnya menyatakan siap mendukung Siti Nur Azizah, putri Wakil Presiden teripilih Ma’ruf Amin maju sebagai calon Wali Kota Tangerang Selatan. Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan kader-kader PKPI ke rumah Ma’ruf.

    “Kami juga siap di Tangerang Selatan. PKPI siap mendukung pencalonan mbak Nunung (panggilan Azizah) sebagai Walikota,“ kata Ketua Umum PKPI, Diaz Hendropriyono, kepada wartawan seusai berkunjung ke kediaman Ma’ruf, di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 7 Agustus 2019.

    Dengan ini, PKPI menjadi partai pertama yang menyatakan dukungannya pada Azizah. Wanita 46 tahun itu mengaku bersyukur dengan adanya dukungan dari partai politik. Ia menyebut pernyataan PKPI juga menjadi dukungan moril baginya.

    Sejauh ini, kata Siti Nur Azizah, belum ada komunikasi resmi antara ia dan PKPI terkait dukungan. Ia mengaku baru dihubungi oleh Diaz, setelah berita ini tersebar di media. “Saya justru baru tahu dukungannya dari media. Baru tadi mereka (PKPI) kontak untuk bisa silaturahmi,” ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.