TNI Dalami Informasi Taruna Akmil Enzo Zenz Allie Terpapar HTI

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Enzo Zenz Allie yang lahir di Prancis, pindah ke Indonesia pada usia 13 tahun setelah ayahnya meninggal dunia. Enzo juga diketahui fasih berbicara empat bahasa yaitu bahasa Prancis, bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Indonesia. foto/instagram/tni_angkatan_darat

    Enzo Zenz Allie yang lahir di Prancis, pindah ke Indonesia pada usia 13 tahun setelah ayahnya meninggal dunia. Enzo juga diketahui fasih berbicara empat bahasa yaitu bahasa Prancis, bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Indonesia. foto/instagram/tni_angkatan_darat

    TEMPO.CO, Jakarta - TNI sedang mendalami informasi yang menyebutkan Enzo Zenz Allie terindikasi simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI. "Saya terima informasi yang sama dari kawan media. Sedang didalami, dibuktikan dulu dia terpapar atau tidak," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Sisriadi saat dihubungi Rabu, 7 Agustus 2019.

    Nama Enzo terkenal setelah video viral dirinya mengikut pantukhir yang dilakukan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Pantukhir ini adalah ujian terakhir sebelum seseorang masuk Akademi Militer.

    Dalam video itu seorang pemuda bertampang bule tampak mahir berbahasa Prancis. Hadi Tjahjanto bertanya dalam bahasa Prancis kepada pemuda keturunan Prancis tersebut.

    Lebih lanjut, Sisriadi menegaskan TNI sudah sangat selektif dalam menyaring orang-orang yang ingin masuk Akademi Militer. TNI memiliki sistem seleksi mental ideologi. Mulai dari tes tertulis, wawancara, hingga penelusuran media sosial milik calon taruna Akmil.

    Selain itu, selama masa pendidikan tiga bulan pun seluruh taruna, kata Sisriadi, akan menjalani pelatihan yang dapat membuatnya bersih dari berbagai pola pikir.

    "TNI punya sistem untuk menyaring, namanya sistem seleksi dan klasifikasi. Jadi alat saringnya itu ketat sekali," kata Sisriadi. Dari situ kemudian TNI bisa membaca jika ada potensi ekstrem yang tertanam dalam individu calon taruna.

    Informasi soal sosok Enzo Zenz Allie beredar lewat akun Facebook seseorang bernama Salman Faris. Ia mencari tahu sosok Enzo lewat akun media sosial taruna Akmil itu.

    "Penasaran dengan sosok Enzo Allie. Remaja blasteran Indonesia-Prancis yang viral karena lolos jadi anggota TNI. Iseng nyari akun FB-nya, wah ngeri-ngeri sedap juga rupanya. Anak ini bersama ibunya yang bernama Hadiati Basjuni Allie terindikasi kuat sebagai simpatisan HTI. Pendukung khilafah dan anti pemerintah. Kalau ayahnya sendiri yang berkebangsaan Perancis, menurut informasi telah wafat. Bukan apa-apa, sekedar kewaspadaan saja. Jangan sampai TNI memelihara anak ular," demikian tulisan unggahan Salman.

    Tempo kemudian mencari tahu akun Facebook Enzo Zenz Allie, namun dari link yang diberikan oleh Salman, akun tersebut sudah tak bisa lagi diakses. Demikian juga dengan akun ibu Enzo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.