JK: Mbah Moen Selalu Imbang Politik dengan Agama

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR Zulkifli Hasan bersama para pelayat berdoa saat melayat di depan jenazah almarhum KH Maimun Zubair, di Daker Mekkah, Aziziah, Selasa, 6 Agustus 2019. Mbah Moen meninggal pada usia 91 tahun. Foto: MPR/HO

    Ketua MPR Zulkifli Hasan bersama para pelayat berdoa saat melayat di depan jenazah almarhum KH Maimun Zubair, di Daker Mekkah, Aziziah, Selasa, 6 Agustus 2019. Mbah Moen meninggal pada usia 91 tahun. Foto: MPR/HO

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla berduka atas wafatnya pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Maimun Zubair atau Mbah Moen.

    "Kami semua merasa bersedih dan mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke Rahmatullah Kiai Moen," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, 6 Agustus 2019.

    JK menuturkan Kiai Maimun merupakan sosok ulama yang konsisten dalam hal keagamaan di situasi apa saja, termasuk saat berpolitik. "Walaupun dia intinya keagaman tapi dia selalu mendampingi politik itu dengan spirit keagamaan baik," ujarnya.

    Mbah Moen meninggal pagi tadi pukul 04.17 waktu Arab Saudi atau 08.17 WIB. Ia wafat saat menunaikan ibadah haji.

    Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan Dalam Negeri, Abdul Abdul Ghofarrozin, mengatakan, jenazah kiai Maimun akan dimakamkan di Kompleks Pemakaman Ma’la, Mekah, pada sore nanti waktu Indonesia.

    Sebelumnya, jenazah akan disalatkan di Masjidil Haram setelah salat zuhur berjamaah. Salat jenazah diperkirakan sekitar pukul 13.00 waktu Mekah atau pukul 17.00 WIB.

    "Keluarga menghendaki almarhum dimakamkan di Mekah. Rencananya disalatkan di Masjidil Haram seusai salat jamaah zuhur dan (jenazah akan) dimakamkan di Kompleks Pemakaman Ma’la," ujar Gus Rozin saat dihubungi.

    Menurut dia, almarhum pernah menyampaikan bahwa jika wafat di Mekah Mbah Moen Zubair ingin dimakamkan di Ma’la. "Jadi, sekarang baru diikhtiarkan untuk dimakamkan di sana."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.