Mbah Moen Wafat, Akan Dimakamkan di Mekah

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Majelis Syari'ah Partai Persatuan Pembangunan KH Maimun Zubair (duduk) bersama Ketua Umum PPP Suryadharma Ali,  seusai mengikuti rapat bersama Mahkamah Partai, Ketua dan Sekretaris DPW dan Pengurus PPP di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa, 21 Oktober 2014. Mbah Moen wafat dalam usia 90 tahun saat beribadah haji di Mekah. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua Majelis Syari'ah Partai Persatuan Pembangunan KH Maimun Zubair (duduk) bersama Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, seusai mengikuti rapat bersama Mahkamah Partai, Ketua dan Sekretaris DPW dan Pengurus PPP di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa, 21 Oktober 2014. Mbah Moen wafat dalam usia 90 tahun saat beribadah haji di Mekah. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Arwani Thomafi menginformasikan bahwa jenazah ulama karismatik Maimoen Zubair atau Mbah Moen akan dimakamkan di Mekah, Arab Saudi. Pimpinan Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, itu wafat di kota suci tadi pagi di tengah menunaikan ibadah haji.

    "Menurut informasi dari salah satu putra almarhum, Gus Majid Kamil, hasil musyawarah keluarga memutuskan, untuk dimakamkan di Makkah," kata Arwani melalui pesan singkat kepada Tempo hari ini, Selasa, 6 Agustus 2019.

    Arwani belum merinci kapan tepatnya Mbah Moen atau KH Maimoen Zubair akan dikebumikan.

    Maimoen Zubair atau Maimun Zubair, 90 tahun, meninggal di Makkah, Arab Saudi pada pukul 04.17 waktu setempat atau 08.17 WIB. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Annur, Mekah.

    Menurut Sholeh Mahmoed Nasution atau Ustad Solmed, Mbah Moen dilarikan ke rumah sakit setelah tiba-tiba tak sadarkan diri. Sebelumnya, dia berwudhu karena akan salat tahajud pada dini hari.

    "Beliau mau tahajud, selesai wudu, lalu tidak sadarkan diri," ujar Solmed saat dihubungi Tempo pada Selasa, 6 Agustus 2019.

    Menurut informasi, KH Maimoen Zubair menunaikan ibadah haji setiap tahun. Sejumlah postingan di media sosial Twitter belakangan ini menunjukkan aktivitas kiai sepuh tersebut di Tanah Suci.

    "Mbah Moen sedang tawaf. Hampir tiap tahun, beliau selalu berhaji. Ya Allah, panjangkanlah usia panutan kami dan jagalah fisiknya, agar dapat membimbing kami semua," demikian cuitan aktivis NU, Syukron Amin pemilik akun Twitter @syukronamin pada 1 Agustus lalu.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.