Amien Rais Tetap Jadi Ketua Dewan Penasihat PA 212

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tiba di Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan, Jakarta, 24 Mei 2019. Amien irit bicara saat wartawan melontarkan berbagai pertanyaan. Ia hanya mengatakan kalau dirinya sehat dan akan memberikan keterangan usai diperiksa. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tiba di Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan, Jakarta, 24 Mei 2019. Amien irit bicara saat wartawan melontarkan berbagai pertanyaan. Ia hanya mengatakan kalau dirinya sehat dan akan memberikan keterangan usai diperiksa. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Ma’arif, membantah organisasinya mendepak Amien Rais dari posisi Ketua Dewan Penasihat. Menurutnya tak akan ada pergantian Ketua Dewan penasihat hingga Maret 2020, sesuai dengan Anggaran Dasar.

    Secara organisasi, kata Slamet, Amien Rais menjadi Ketua Dewan Penasihat berdasarkan munas yang pertama di Cisarua, dan akan berakhir Maret 2020. “Jadi kami pastikan tidak ada pergantian ketua dewan penasihat sampai dengan maret 2020, sesuai dengan anggaran dasar kami,” ujar Slamet di Lorin Hotel, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin 5 Agustus 2019.

    Sebelumnya juru bicara PA 212 Novel Bamukmin mengatakan pihaknya akan membahas posisi Amien Rais sebagai Penasihat PA 212. Pernyataan ini diungkapkan Novel sebelum pelaksanaan Ijtima Ulama IV pada di Lorin Hotel, Sentul, Senin, 5 Agustus 2019.

    "Kami mengikuti putusan, termasuk akan mempertimbangkan apakah Amien Rais masih ada atau tidak ada," kata Novel seusai diskusi berjudul "Perlukan Ijtima Ulama IV?" di Hotel Sentral, Jakarta, Sabtu, 3 Agustus 2019.

    Menurut Slamet, ia telah berkomunikasi dengan Novel, dan Novel pun membantah pernyataan tersebut sempat ia lontarkan. Bila pun benar, kata Slamet, itu bukan merupakan sikap organisasi. “Saya sih sudah konfirmasi dengan Novel kalimatnya seperti apa gak ada kalimat itu. Dan itu pernyataan pribadi, ya,” ucap Slamet.

    FIKRI ARIGI | HALIDA BUNGA FISANDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.