40 Capim KPK Lolos Tes Psikologi, Berikut Daftarnya

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta bersiap mengikuti tes psikologi seleksi capim KPK, di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta, Ahad, 28 Juli 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Peserta bersiap mengikuti tes psikologi seleksi capim KPK, di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta, Ahad, 28 Juli 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Seleksi atau Pansel Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) telah mengumumkan nama-nama calon yang lulus dari tes psikologi, Senin, 5 Agustus 2019, di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta Pusat. Dari 104 yang lolos uji kompetensi, hanya 40 peserta yang dinyatakan lolos tes psikologi.

    "Peserta yang dinyatakan lulus tes psikologi wajib mengikuti tes profile assesment pada Kamis dan Jumat 8-9 Agustus 2019, pukul 07.30 WIB, sampai selesai," kata Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih, dalam konferensi pers di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Senin, 5 Agustus 2019.

    Dari daftar itu, beberapa nama tak lolos. Beberapa di antaranya adalah Komisioner KPK saat ini, Basaria Pandjaitan dan anggota Komisi Kepolisian Nasional, Yotje Mende.

    Meski begitu, beberapa nama lain seperti Komisioner KPK Alexander Marwata dan Laode Muhammad Syarif, hingga Kabiro SDM KPK Chandra Sulistio Reksoprodjo, dinyatakan lolos. Selain itu, eks Wakabareskrim Polri, Inspektur Jenderal Antam Novambar, juga dipastikan lolos.

    Berikut nama lengkap 40 nama calon pimpinan KPK periode 2019-2023, yang dinyatakan lolos tes psikologi:
    1. Agus Santoso - Mantan BPATK
    2. Aidir Amin Daud - Pensiunan PNS
    3. Alexander Marwata - Komisioner KPK
    4. Antam Novambar - Anggota Polri
    5. Bambang Sri Herwanto - Anggota Polri
    6. Cahyo RE Wibowo - Karyawan BUMN
    7. Chandra Sulistio Reksoprodjo - Pegawai KPK
    8. Dede Farhan Aulawi - Komisoner Kompolnas
    9. Dedi Haryadi - Tim Sranas Pencegahn Korupsi KPK
    10. Dharma Pongrekung - Anggota Polri
    11. Eddy Hary Susanto - Auditor
    12. Eko Yulianto - Auditor
    13. Firly Bauri - Anggota Polri
    14. Fontian Munzil - Dosen 
    15. Franky Ariyadi - Pegawai Bank
    16. Giri Suprapdiono - Pegawai KPK
    17. I Nyoman Wara - Auditor BPK
    18. Jimmy Muhammad Rifai Gani - Penasihat Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi
    19. Johanis Tanak - Jaksa
    20. Joko Musdianto - PNS BPKB Perwakilan Lampung
    21. Juansih - Anggota Polri
    22. Laode Muhammad Syarif - Komisioner KPK
    23 . Lili Pintauli Siregar - Advokat
    24. Luthfi Jayadi Kurniawan - Dosen
    25. Jasman Panjaitan - Pensiunan Jaksa
    26. Marthen Napang - Dosen
    27. Nawawi Pamolango - Hakim
    28. Nelson Ambarita - PNS BPK
    29.Neneng Euis Fatimah - Dosen
    30. Nurul Ghufron - Dosen
    31. Roby Arya - PNS Sekretariat Kabinet 
    32- Sigit Danang Joyo - PNS Kemenkeu
    33. Sri Handayani - Anggota Polri
    34. Sugeng Purnomo - Jaksa
    35. Sujarnako - Pegawai KPK
    36. Supardi - Jaksa 
    37. Suparman Marzuki-Dosen
    38. Torkis Parlaungan Siregar - Advokat
    39. Wawan Saeful Anwar - Auditor
    40. Zaki Sierrad - Dosen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.