Kata Rizieq Soal Ijtima Ulama PA 212 dan Partisipasi Pemilu

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tokoh agama islam Ferry Nur dan anggota dewan Pengawas Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional 3, Bachtiar Nasir, memberikan keterangan pers di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Mei 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Tokoh agama islam Ferry Nur dan anggota dewan Pengawas Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional 3, Bachtiar Nasir, memberikan keterangan pers di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Mei 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, mengklaim eksistensi Ijtima Ulama yang dihelat Persaudaraan Alumni atau PA 212 dalam Pemilu 2019 telah mendongkrak tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu.

    Ia mengatakan Ijtima mendorong para pengikutnya untuk untuk memenangkan paslon rekomendasi forum yang juga digawangi oleh FPI.

    “Ternyata Ijtima pun telah berhasil meningkatkan keikutsertaan untuk menyukseskan Pilpres 2019,” ujar Rizieq dalam sambutannya di Ijtima Ulama IV yang diselenggarakan kelompok gabungan organisasi ini di Lorin Hotel, Sentul, Bogor, Jawa Barat, melalui rekaman video, Senin 5 Agustus 2019.

    Ijtima, kata dia, sejak jilid pertama, kedua, dan ketiga, memiliki peran besar dalam menyatukan langkah perjuangan pendukung GNPF Ulama, FPI, dan PA 212. Ijtima bersama beberapa partai politik, menurut dia meningkatkan kesadaran para pendukungnya tentang pentingnya kepedulian dalam kebersamaan.

    Rizieq mengatakan forum ini telah berhasil mengusung pasangan capres-cawapres pilihan mereka dan disambut dengan antusias oleh masyarakat. Karena itu, kata dia, pendukung mereka berbondong-bondong mendatangi TPS untuk memenangkan capres-cawapres umat hasil Ijtima Ulama PA 212.

    Karena ini pula, Rizieq mengklaim bahwa mereka telah memenangkan Pilpres. “Oleh sebab itu, Ijtima juga meyakini bahwa sebenarnya umat Islam telah memenangkan pilpres 2019,” kata dia.

    Ijtima Ulama PA 212 pertama digelar 27-29 Juli 2018 di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, mereka menyatakan mendukung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. Ijtima pertama memberi rekomendasi calon wakil presiden untuk Prabowo, yaitu Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri dan pendakwah Abdul Somad.

    Berikutnya digelar 16 September 2018 di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta. Pada Ijtima ini ulama-ulama GNPF, FPI, dan PA 212 membuat 17 poin pakta integritas, yang ditandatangani Prabowo Subianto salah satunya berisi perjanjian pemulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

    Jilid selanjutnya, digelar di lokasi yang sama dengan Ijtima Ulama PA 212 IV, di Hotel Lorin Sentul, Bogor, pada 1 Mei 2019. Mereka menyatakan menolak kemenangan Joko Widodo - Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019, berdasarkan dugaan, mereka telah melakukan kecurangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.