Rumahnya Diserang Orang, Susi Pudjiastuti: Udah Tiga Kali

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garis polisi terpasang di pos satpam kediaman Menteri KKP Susi Pudjiastuti di Jalan Merdeka, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu, 3 Agustus 2019. Perusakan pos satpam di rumah Susi sudah tiga kali terjadi. Perusakan pertama terjadi pada tanggal 7 Juli. Perusakan selanjutnya terjadi sepekan kemudian pada 13 Juli. Perusakan ketiga terjadi pada Jumat dini hari tadi. ANTARA

    Garis polisi terpasang di pos satpam kediaman Menteri KKP Susi Pudjiastuti di Jalan Merdeka, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu, 3 Agustus 2019. Perusakan pos satpam di rumah Susi sudah tiga kali terjadi. Perusakan pertama terjadi pada tanggal 7 Juli. Perusakan selanjutnya terjadi sepekan kemudian pada 13 Juli. Perusakan ketiga terjadi pada Jumat dini hari tadi. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan aksi penyerangan di rumah pribadinya yang sekaligus kantor PT Susi Air di Pangandaran, Jawa Barat, bukan pertama kalinya. Susi mengaku baru diberi kabar ini beberapa saat setelah aksi penyerangan terjadi, Jumat, 2 Agustus 2019.

    "Kemarin (baru dikabari). Karena ketiga kalinya terjadi, baru laporan sama saya. Udah tiga kali," kata Susi saat ditemui di sela acara family gathering Kabinet Kerja, di Istana Kepresidenan Bogor, Ahad pagi, 4 Agustus 2019.

    Ia mengatakan aksi teror pertama terjadi pada Juni lalu. Susi mengatakan tak mau ambil pusing dengan kejadian ini. Susi yang saat diwawancara sedang bersantai bersama cucu-cucunya, mengaku tak terlalu khawatir dengan kejadian ini.

    "Ah biasa, kalau ada kayak begituan kita tingkatkan keamanan di rumah. (Yang jaga) Satpam dua orang saja dari dulu," kata dia.

    Susi menyerahkan kasus ini sepenuhnya pada pihak kepolisian. Meski begitu, Susi mengatakan pelaku tiga penyerangan itu adalah orang yang sama.

    Meski begitu, ia mengatakan pengetatan pengamanan telah dilakukan. "Tiga-tiganya orang yang sama. Saya belum tahu, nanti polisi aja yang urusin," kata dia.

    Susi mengaku tak tahu motif pelaku menyerang rumah pribadinya. Saat ditanya terkait kemungkinan penyerangan terkait aktivitas Susi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan yang kerap mengambil tindakan tegas, Susi pun hanya geleng-geleng kepala.

    Meski begitu, Susi Pudjiastuti mengatakan tak akan surut dalam memberantas aksi illegal fishing. Ia menegaskan aksi penenggelaman kapal ilegal yang masuk ke perairan Indonesia, akan tetap ia lakukan. "Oh pasti (penenggelaman tetap berlanjut," kata Susi.

    Peristiwa penyerangan rumah Susi terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Hal itu terjadi ketika petugas keamanan rumah dan kantor milik Susi Pudjiastuti itu sedang berkeliling sekitar rumah. Selanjutnya petugas yang sedang kontrol mendengar suara pecah kaca pos keamanan kantor di depan yang dicurigai telah disengaja dirusak oleh seseorang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.