Rencana Ikut Pilkada 2020, Pasha Ungu: Ingin Tambah 5 Tahun Lagi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah dan penyanyi Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha Ungu tampil dalam acara Jakarta Night Festival di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Sabtu malam, 22 Juni 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah dan penyanyi Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha Ungu tampil dalam acara Jakarta Night Festival di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Sabtu malam, 22 Juni 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu menyatakan siap maju dalam Pilkada 2020 nanti.

    "Kalau masih dibutuhkan, kalau masih dikasih jalan, saya ingin tambah lima tahun lagi. Apakah itu di Kota Palu atau di Sulawesi Tengah," katanya, menjawab pertanyaan salah satu peserta talkshow dengan tema peran kaum milenial dalam merawat keutuhan NKRI di era revolusi 4.0 di salah satu warkop di Palu, Sabtu malam, 4 Agustus 2019.

    Ie menegaskan keinginan itu, di luar kepentingan politik partai politik manapun. Semata-mata, kata Pasha, untuk mengabdikan diri dan umur kepada masyarakat.

    Secara finansial, vokalis Band Ungu itu mengaku tidak pusing dan susah sebab pendapatan yang ia peroleh dari manggung di daerah-daerah di Indonesia sangat lebih dari cukup.

    "Hidup ini tidak semua tentang uang. Saya hanya ingin mengabdi. Setidaknya ada sedikit dari sisa umur saya yang bisa saya berikan untuk mengabdi kepada masyarakat dan daerah,"ujarnya.

    Ia juga menyinggung mulai banyaknya ujaran-ujaran, baik melalui media sosial maupun media-media lainnya yang tidak pantas disampaikan terhadap dirinya. Pria kelahiran Kabupaten Donggala itu sebelumnya mendpat banyak kritik dan masukan agar tidak usah maju dalam kontestasi pilkada tahun depan.

    "Ada yang bilang menyanyi saja. Tidak usah jadi wakil wali kota'. Saya bilang kalau menyanyi tidak bisa sambil jadi wakil wali kota, tapi kalau jadi wakil wali kota bisa sambil menyanyi," jawabnya disambut tepuk tangan ratusan peserta yang sebagian besar mahasiwa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Palu.

    Namun, ia tidak menyinggung lebih jauh apakah akan maju dalam kontestasi Pilkada 2020 di level Kota Palu atau di level Provinsi Sulawesi Tengah.

    Pasha Ungu juga tidak menyebut partai-partai apa saja yang mulai melirik dan melakukan pendekatan kepada politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.